Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengutuk aksi Kebrutalan
kelompok separatis teroris (KST) yang membunuh delapan karyawan PT
PT Palapa Timur Telematika. Peristiwa itu terjadi di kamp lokasi pembangunan tower base transceiver station (BTS) 3 Telkomsel di Kampung Kago, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Rabu (02/03).
"Kami sangat menyesalkan tindakan tidak berprikemanusiaan itu. Kami
mengutuk keras tindakan tidak manusiawi yang dilakukan KST yang sudah
menewaskan delapan karyawan di satu perusahaan yang ada di wilayah Beoga. Kenapa mereka harus dibunuh, padahal mereka tidak bersalah," kata Yunus Wonda, Sabtu (5/3).
Politisi Partai Demokrat itu meminta jangan ada lagi aksi KST yang
berpeluang terus melahirkan gejolak dan mengorbankan orang lain yang tak berdosa.
"Cara-cara begini ini membuat Papua semakin tidak nyaman, rakyat di sana yang jadi korban. Kita berharap supaya semua orang harus bisa menahan diri. Tindakan penembakan yang dilakukan oleh KST terhadap delapan karyawan itu merupakan tindakan yang sangat tidak manusiawi," tuturnya.
Ia menegaskan meskipun KST membunuh delapan karyawan, itu tidak akan
membuat Papua merdeka hari ini. Tapi justru, masalah akan terus ada jika di antara kedua belah pihak tidak ada yang bisa menahan diri. Pasalnya kekerasan akan melahirkan kekerasan lagi, sehingga orang yang tak bersalah dan tak tahu apa-apa jadi korban atas tindakan brutal mereka.
Untuk itu, Yunus Wonda meminta semua pihak agar dapat menahan
diri. Baik TPN OPM maupun TNI/Polri bisa menahan diri untuk mencipatakanPapua ini menjadi aman dan nyaman.
"Mungkin setelah menembak, kelompok ini akan hilang dan lari. Kasihan
masyarakat di sana yang terus jadi sasaran. Ini semua orang harus bisa
menahan diri, baik TPM OPM maupun TNI/Polri harus bisa menahan diri. Papua sudah terlalu banyak pertumpahan darah dan sudah banyak yang
jadi korban di atas tanah ini," urai Yunus.
Selain itu, kata Wonda, pihaknya juga minta kepada pemerintah pusat menyudahi dulu program-program tentang pemekaran. "Setop bicara pemekaran, sebaiknya cari solusi dan fokus selesaikan masalah konflik di Papua."
Penasihat Fraksi Demokrat di DPR Papua itu juga mengatakan, pihaknya tak berbicara masalah Papua merdeka atau NKRI harga mati. "Kita bicara kemanusiaan, karena sampai hari ini masih saja terus terjadi kekerasan, gejolak, dan penembakan. Yang jadi korban adalah masyarakat." (N-2)
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Satgas Damai Cartenz 2026 ungkap identitas Meno Kogoya dkk sebagai pelaku penembakan pesawat Hercules & teror di Yahukimo. Simak daftar perannya di sini.
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menetapkan sembilan tersangka teror KKB di Yahukimo, Papua Pegunungan, usai operasi 11 hari dan pengamanan ketat pasca eskalasi kekerasan.
Aksi kekerasan KKB dinilai tidak hanya mengganggu stabilitas keamanan, tetapi juga berdampak langsung pada pembangunan dan kehidupan masyarakat.
Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat pengamanan bandara khususnya di wilayah di Papua menyusul insiden penembakan pesawat perintis di Papua Selatan.
Direktur Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI), Noor Azhari, mengutuk keras aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Agenda utama pertemuan adalah pembahasan pengembangan, hilirisasi, serta potensi ekspor komoditas kakao Papua ke pasar global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved