Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Intelijen Negara Daerah (Binda) Sulawesi Utara (Sulut), terus menggenjot vaksinasi Covid -19. Targetnya 5.000 dosis perhari dengan menggandeng dinas kesehatan setempat untuk percepatan vaksinasi tersebut.
Kepala Binda (Kabinda) Sulut, Laksma TNI Adriansyah menyampaikan, vaksinasi terus digencarkan untuk menyukseskan program vaksinasi nasional.
"Akselerasi vaksinasi bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Sulut saat ini terus dipacu bersama stakeholder terkait," ujar Adriansyah, seperti dikutip, Kamis (3/3/2022).
Adriansyah menambahkan, percepatan vaksinasi di seluruh kabupaten dan kota membutuhkan dukungan banyak pihak. Maka, dia mengajak masyarakat vaksin di gerai vaksin yang telah disediakan.
"Percepatan vaksinasi kita butuh dukungan masyarakat. Untuk itu, mengajak seluruh masyarakat Sulut agar melakukan vaksinasi di gerai vaksin Covid-19 BIN yang disediakan," tandasnya.
Adriansyah membeberkan, pihaknya menyediakan vaksin untuk dosis lengkap (dosis pertama, kedua dan booster), agar angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan. (OL-13)
Baca Juga: Capaian Vaksinasi Anak di Kota Tidore Minim Terkendala Izin Orang Tua
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
Dua aset itu diserahkan dengan status hibah barang milik negara. Penyerahan kapal laut ini juga dibantu oleh Kejaksaan Negeri Bitung.
BMKG mengimbau warga di sembilan kabupaten/kota di Sulawesi Utara mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi hingga 12 Agustus 2025.
Penghargaan diterima langsung Wakil Wali Kota Manado, Ricard Sualang, dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional yang diperingati pada 29 Juni 2029 mendatang.
Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang diusung PDIP, Steven O. E. Kandouw dan Alfred Denny Tuejeh, menjalani pemeriksaan kesehatan.
Pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) merupakan program bersama bangsa yang diinisiasi Badan Intelijen Negara (BIN) dengan melibatkan Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Provinsi.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved