Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM kegiatan Gerakan Melawan Stunting HaloPuan, Bupati Indramayu Nina Agustina menyatakan tekadnya menjadikan lahan tidur di Indramayu menjadi lahan pertanian kelor.
HaloPuan, lembaga sosial Ketua DPR RI Puan Maharani, hadir di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dengan program khasnya, Gerakan Melawan Stunting, pada Sabtu (26/2).
Kegiatan ini dipusatkan di Desa Sukareja, Kecamatan Balongan, wilayah yang terkenal karena menjadi lokasi salah satu kilang minyak terbesar Pertamina di Indonesia.
Sekitar 300 warga mengikuti kegiatan tersebut. Mereka sebelumnya telah didata karena merupakan warga sasaran Gerakan Melawan Stunting, yakni ibu hamil, ibu menyusui, pasangan pengantin baru, calon pengantin, dan kader-kader posyandu serta PKK.
Angka stunting di Kabupaten Indramayu sebenarnya turun hingga 50% dari 29,19% pada 2019 menjadi 14,4% pada 2021.
Bupati Indramayu, Nina Agustina, memang serius menangani stunting, di antaranya dengan membentuk tim Gesit (Gerakan Penurunan Stunting Indramayu Terpadu).
Baca juga: Merck dan BKKBN Kerja Sama Percepatan Penanggulangan Stunting di Indonesia
“Meskipun demikian kewaspadaan akan bahaya stunting mesti terus dijaga agar kasus baru stunting tidak terjadi di Indramayu,” kata Koordinator HaloPuan, Poppy Astari.
Oleh karena itu, Puan Maharani melalui HaloPuan bergotong royong dengan kader-kader PDI Perjuangan di daerah untuk terus mengampanyekan pencegahan stunting dengan penyuluhan pentingnya asupan gizi seimbang bagi balita dalam 1.000 hari pertama kehidupan.
Selain penyuluhan, HaloPuan juga berbagi gagasan memanfaatkan bubuk daun kelor sebagai makanan tambahan super dalam melawan stunting. Daun kelor telah teruji manfaatnya di banyak negara dalam mengatasi malnutrisi dan gizi buruk.
“Di Desa Sukajaya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, HaloPuan telah memonitor warga yang mengonsumsi bubuk daun kelor selama satu bulan penuh,” jelas Poppy.
“Hasilnya, bubuk daun kelor memperlancar ASI pada ibu menyusui serta meningkatkan berat dan tinggi badan anak, masing-masing 5 ons dan 0,5 sentimeter dalam satu bulan.”
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Sirojudin, mengatakan kegiatan Gerakan Melawan Stunting bukanlah kegiatan politik partai banteng. “Ini kepedulian Ibu Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI terhadap penanganan stunting,” katanya.
Dia juga menjelaskan bahwa Indramayu masih masuk dalam kategori tinggi dalam hal kejadian stunting, terutama di Kecamatan Balongan.
“Saya juga aneh kok di daerah Pertamina yang kaya raya seperti ini ada stunting,” ujarnya.
Terkait dengan bubuk daun kelor yang dibawa HaloPuan, Sirojudin mengakui ini informasi yang sangat menarik. “Ibu Bupati tadi bisik-bisik ke saya, bagaimana kalau lahan pertanian Perhutani diminta ditanami kelor. Kita bisa minta bantuan HaloPuan. Indramayu ini kaya, tanahnya terluas di Jawa Barat setelah (Kabupaten) Bogor.”
Sementara itu, Bupati Indramayu Nina Agustina, mengakui bahwa kelor memiliki manfaat gizi yang sangat banyak, terlebih tanaman ini gampang didapat.
“Jadi, yang namanya daun kelor di luar negeri itu sudah dibikin kapsul-kapsul dan banyak dicari oleh masyarakat di luar negeri. Kok, kita yang lahannya banyak, (kelor) malah diawur-awur atau didiamkan,” kata Nina.
“Karena itu, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Puan Maharani atas berkah ini. Ini berkah dari Ibu Puan melalui Halopuan yang peduli kepada kaum perempuan.
Menyambut paparan Sirojudin, Nina juga menyatakan tekadnya untuk menjadikan lahan-lahan tidur di Indramayu lahan pertanian kelor. “Kelor bisa menjadi produksi Indramayu, sehingga membuka lapangan pekerjaan juga. Nanti akan kita coba.”
Dia lalu mengajak warga peserta kegiatan untuk bersama-sama melawan stunting. “Ayo kita melawan stunting bersama karena (stunting) di Indramayu termasuk tinggi. Saya tidak bisa sendirian tapi harus bersama-sama semuanya, semua unsur masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan Gerakan Melawan Stunting di Indramayu, penyuluhan tentang gizi seimbang disampaikan oleh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Ahli Madya Jawa Barat, Agus Mujahidin.
Setelah itu, relawan HaloPuan, Mochamad Chotim menyampaikan informasi kekayaan nutrisi daun kelor yang diolah menjadi bubuk atau tepung. Bersama kader-kader posyandu dan PKK se-Kecamatan Balongan, Chotim juga memeragakan cara mengolah daun kelor menjadi bubuk.
Di akhir kegiatan, HaloPuan dan PDI Perjuangan membagikan paket sembako dan paket makanan tambahan, termasuk di dalamnya 400 gram bubuk daun kelor, kepada 300 warga sasaran.
Warga juga menerima bibit kelor untuk ditanam di pekarangan rumah masing-masing. Bupati Nina, didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu dan Camat Balongan, Iing Koswara, kemudian menanam kelor di pekarangan Balai Desa Sukareja. (RO/OL-09)
KETUA DPR RI Puan Maharani memberikan dukungan penuh terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza, atau forum Board of Peace.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
YAYASAN Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam keras kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rapat Board of Peace (BOP) yang diselenggarakan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Salah satu poin krusial yang disoroti adalah keberlanjutan proses reformasi di institusi Polri, Kejaksaan, hingga lembaga peradilan.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan bahwa posisi partainya di luar pemerintahan justru menuntut tanggung jawab politik dan moral yang lebih besar dalam menjaga arah pembangunan
KETUA DPR RI Puan Maharani menyampaikan ucapan selamat merayakan Natal 2025 kepada seluruh umat Nasrani di Indonesia serta selamat menyambut Tahun Baru 2026.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
Kemenkes ungkap 6% bayi di Indonesia lahir dengan berat badan rendah (BBLR) lewat Program Cek Kesehatan Gratis 2025. Simak risiko stuntingnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved