Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI penambangan emas illegal di kawasan Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh semakin parah. Kalau sebelumnya merambah kawasan hutan lindung di Kecamatan Geumpang dan Kecamatan Tangse, kini melebar luas ke areal hutan lindung di Kecamatan Mane.
Ironisnya lagi sekarang banyak menggunakan alat berat jenis eskavator (becho) sebagai pengeruk tanah tambang untuk mencari biji butiran logam mulia itu.
Karena ulah para penambang liar itu, selain merambah ratusan ha (hektare) hutan lindung, juga telah merusakkan puluhan km (kilometer) daerah hulu sungai. Kondisi paling parah antara lain meliputi aliran sungai kawasan hutan lindung Ulu Masen, yang melintasi Kabupaten Pidie, Nagan Raya, Aceh Barat dan Kabupaten Aceh Jaya.
Aktivitas liar yang mengundang bencana banjir, kerusakan lingkungan dan pencemaran sumber kehidupan itu, kini mendapat reaksi keras dari masyarakat Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie. Sepertinya mereka sudah sampai ke titik nadir krisis kepercayaan terhadap pihak pemerintah daerah dan pihak berwenang lainnya yang seolah membiarkan penambangan liar tersebut.
Amatan Media Indonesia, sekitar 50 orang masyarakat Kecamatan Mane, sejak Sabtu (5/2) melakukan patroli pengusiran alat berat jenis eskavator (becho) di sepanjang hulu sungai kawasan hutan rimba setempat. Puluhan warga tersebut adalah penduduk Desa Mane dan warga Desa Turue Cut.
Untuk menjangkau titik lokasi penambangan di hulu sungai hutan pengunungan itu, mereka membentuk dua regu patroli. Regu pertama menyisir lokasi aliran sungai Krueng Batee Dua, berjarak sekitar 5 km dari perkampungan.
Lalu regu satu lagi menyisir lokasi aliran sungai Krueng Geupo, sejauh sekitar 17 km dari permukiman penduduk. Rombongan masyarakat patroli itu didampingi Kepala Desa Mane, M Jamil dan Kepala Desa Turue Cut A Salam Maun ST.
"Langkah awal tim patroli mengedepankan pendekatan dari hati ke hati, bahwa efek dari penambangan liar ini telah merusak habitat ikan sungai yang merupakan sumber nafkah keluarga masyarakat Kecamatan Mane hingga ke Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya. Aktivitas pengerukan itu juga merusak hiutan lindung yang barakibat banjir di wilayah hilir Kabupaten
Aceh Jaya. Besar harapan supaya toke pemilik modal dan pekerja tambang bisa memaklumi dan bersedia turun," tutur Abdullah, warga Kecamatan Mane, Selasa (8/2).
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, sejak empat hari lalu (Sabtu akhir pekan lalu, 5 Februari) rombongan masyarakat patroli belum pulang dari lokasi tambang di hutan rimba Mane. Tidak diketahui bagaimana hasil pendekatan dengan kelompok penambang.
Hanya saja pada Senin malam, dua unit alat berat becho telah berhasil dikeluarkan dari lokasi pertama Sungai Batee Dua. Lalu para masyarakat relawan patroli itu kembali melanjutkan ke sungai Krueng Geupo.
Menurut keterengan warga, aksi penambangan emas ilegal menggunakan alat berat di hutan lindung hulu sungai Krueng Geupo semakin parah sekitar 20 hari terakhir. Sedikitnya ada 7 unit alat berat jenis eskavator beroperasi di kawasan setempat.
Pemilik modal tambang liar itu. diduga dari luar Kecamatan Mane dan disinyalir ada keterlibatan penampung pihak lokal yang ikut menikmati hasil galian biji emas tersebut. Bahkan sebagian warga meyakini ada oknum yang meliki jaringan kuat sehingga penambang begitu berani merambah lokasi hutan lindung setempat.
Karena itu masyarakar setempat mengharapkan kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hingga Presiden Joko Widodo menanggapi serius persoalan tambang emas ilegal itu. Pasalnya mereka khawatir nanti ada pihak yang merasa terusik sehingga melakukan hal yang tidak diinginkan terhadap warga sekitar. (OL-13)
Baca Juga: Soal Layanan Publik Polres Sibolga dan Padanglawas Nilainya Merah
JARINGAN Advokasi Tambang (Jatam) menilai reaksi DPR RI mengenai memperketat pengawasan terhadap oknum yang bekingi tambang sudah sangat telat.
SATUAN Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) kembali menindak aktivitas tambang ilegal di wilayah Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung.
Dian melihat langsung aktivitas penggalian dengan menggunakan alat berat. Dia langsung memerintahkan untuk menghentikan seluruh kegiatan penggalian.
Kementerian Kehutanan bersama TNI menghancurkan 31 tenda biru penambang emas ilegal di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
Kapolsek Pangean Iptu Aman Sembiring menegaskan tindakan tegas ini merupakan wujud komitmen pihaknya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kerusakan ekosistem sungai
PENGAMAT energi Hanifa Sutrisna mengingatkan salah satu hal yang perlu diwaspadai pemerintah dalam persoalan sumur minyak rakyat adalah keterlibatan sejumlah oknum.
PETANI kakao di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, tidak lagi bersemangat pergi ke kebun. Sejak dua bulan terakhir, harga biji kakao turun.
Ini bukan sekadar imbauan tetapi motivasi bagi seluruh jajaraan, dan pihaknya pun ikut membantu mencari bibit unggul.
Ini merupakan tugu raksasa berbentuk biji melinjo (eneuk Mulieng) gerbang memasuki Kota Sigli, Ibukota Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.
Masa tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh diperpanjang mulai Senin (9/12) hingga Minggu (22/12) Desember 2024 (14 hari ke depan).
SEBANYAK 11 lokasi TPS rawan banjir di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh di pindah ke tempat lain yang lebih aman.
Di Kecamatan Delima, banjir akibat hujan deras dan luapan Sungai Krueng Teuku Chik Di Reubee dan Sungai Krueng Baro itu merendam puluhan desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved