Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH adanya lonjakan harga minyak goreng, Pemerintah menetapkan satu harga minyak goreng menjadi Rp14 ribu per liter mulai Rabu (19/1), namun ternyata masih menyimpan permasalahan bagi masyarakat. Kondisi tersebut diresahkan warga Kudus Jawa Tengah dalam mencari minyak goreng sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) namun sulit untuk dijumpai di toko modern dan retail.
"Sebelumnya saya sudah keliling sana kemari coba cari minyak yang harganya Rp14 ribu tapi kok gak ketemu," kata warga Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kudus, Solichatun, sesaat ditemui di toko modern di Kudus, Jumat (4/2).
Menurutnya, semenjak pemerintah menetapkan harga sesuai HET hingga kini pihaknya belum pernah mendapatkan barang tersebut. Mengingat persediaan minyak goreng di rumah masih mencukupi, namun kini setelah habis masih sama dengan harga di warung pada sebelumnya.
"Sebelum di sini, sempat saya ke swalayan modern yang ditunjuk pemerintah itu, tapi kok habis terus. Apa kurang pagi, atau gimana juga kurang tahu," ungkapnya.
Meski begitu, pihaknya memaklumi lantaran tingginya animo masyarakat setelah harga melonjak kini turun menjadi buruan masyarakat.
"Kami berharap lah, Pemerintah dapat membantu kondisi ini agar tak berkelanjutan saja," harapnya.
Baca juga: Harga Minyak Goreng di Sumsel Mulai Turun
Hal senada juga disampaikan Mufkhoroah yang kesulitan mencari minyak goreng dengan harga bersubsidi tersebut. Terpaksa, karena menjadi salah satu kebutuhan di dapur dengan harga yang masih tinggi harus dibeli.
"Saya kemarin sampai keliling ke Indomaret, ADA Swalayan, Hypermart, Alfamart juga ke pasar tradisional di Kudus tetapi minyak goreng yang seliter harga Rp14 ribu kosong," jelasnya.
Sementara Sekretaris Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Andi Imam Santoso menyatakan stok ketersediaan minyak goreng di Kudus dinilai masih tercukupi. Namun fakta di lapangan memang banyak laporan seperti itu.
"Stok dari distributor itu aman. Namun fakta di lapangan seperti itu. Dalam waktu dekat kita bakal melakukan pengecekan di lapangan seperti apa," ucap Andi.(OL-5).
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka kasus korupsi ekspor CPO 2020–2024. Negara diperkirakan rugi Rp14,3 triliun akibat manipulasi klasifikasi produk untuk hindari aturan DMO.
Harga Minyakita di tingkat konsumen telah ditetapkan dan wajib dipatuhi seluruh pelaku usaha. Harga Minyakita di tingkat konsumen yakni Rp15.700 per liter.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Program Millers for Nutrition ada di 8 negara, 4 di Afrika dan 4 di Asia termasuk Indonesia.Koalisi ini bekerjasama dengan pelaku usaha terutama penggilingan dan refinery.
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas, Muhammad Haekal, mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan harga sesuai regulasi yang berlaku.
Harga telur ayam yang biasanya Rp 26 ribu per kg menjadi Rp30 ribu per kg, cabai rawit dari biasanya sekitar Rp35 ribu rupiah per kg menjadi Rp90 ribu per kg.
Daging ayam potong dari Rp37 ribu menjadi Rp40 ribu per kg, telur ayam ras menjadi Rp32 ribu per kg, bawang merah Rp45 ribu per kg, cabai merah menjadi Rp70 ribu per kg.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved