Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mulai membuka layanan vaksinasi dosis ketiga (booster) di setiap Puskesmas. Langkah itu dilakukan sebagai daya dukung akselerasi agar capaian vaksinasi booster bisa terus meningkat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Irvan Nur Fauzy, mengatakan sentra layanan vaksinasi booster yang sifatnya reguler berada di kawasan Taman Alun-alun. Layanan dibuka setiap Selasa, Kamis, Sabtu,, dan Minggu setiap pekannya.
"Sekarang kita buka layanan juga di setiap Puskesmas. Seluruh Puskesmas sudah boleh melaksanakan. Masyarakat sudah bisa mengaksesnya," kata Irvan, Selasa (25/1).
Kick off vaksin booster di Kabupaten Cianjur dimulai pada 19 Januari 2022. Sepekan berjalan, kata Irvan, capaiannya hingga saat ini lebih kurang sudah 1.000-an orang yang sudah divaksin.
"Sebetulnya sejak 17 Januari 2022 kita sudah diperbolehkan melaksanakan vaksin booster sesuai Inmendagri Nomor 03/2022. Tapi baru kita laksanakan pada 19 Januari," ucapnya.
Pelaksanaan vaksin booster didasari pertimbangan capaian vaksinasi di Kabupaten Cianjur sudah memenuhi syarat. Terutama untuk vaksin dosis pertama yang secara umum sudah di atas 70% dan kalangan lanjut usia yang sudah di atas 60%.
"Kalau cakupan total, untuk dosis pertama itu saat ini di kisaran 85%, dosis keduanya sekitar 40%, dan dosis untuk anak usia 6-11 tahun di kisaran 70%," sebut Irvan.
Pemberian vaksin booster bersamaan dengan akselerasi capaian dosis pertama dan kedua, terutama pemberian vaksin dosis kedua yang masih cukup rendah. "Kalau dosis pertama untuk mencapai 100%, kita tinggal 15% lagi. Nah untuk dosis kedua masih 40%. Kita terus kejar capaiannya agar cakupan meningkat," sebutnya.
Makin meningkatnya capaian dosis kedua, maka peluang masyarakat mendapatkan vaksin booster terbuka lebar. Pasalnya, syarat mendapatkan vaksin booster harus mendapatkan vaksin dosis kedua. "Tapi itu juga harus berjarak 6 bulan setelah vaksin dosis kedua dan telah berumur 18 tahun ke atas," pungkasnya. (OL-15)
Pengelola PKBM harus berjuang mencetak SDM yang berdaya saing. Langkah itu sejalan dengan semangat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor pendidikan.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved