Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Cianjur Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun

Benny Bastiandy
10/1/2022 17:18
Cianjur Mulai Lakukan Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun
Ilustrasi(DOK MI)

KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, meluncurkan vaksinasi covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun, Senin (10/1). Pelaksanaannya digelar serentak di 32 kecamatan.

Bupati Cianjur Herman Suherman menuturkan sasaran anak usia 6-11 tahun merupakan para pelajar tingkat sekolah dasar. Pemkab Cianjur menargetkan pelaksanaannya bisa kelar dalam waktu lebih kurang dua pekan ke depan.

"Targetnya pelajar kelas 1-6 sekolah dasar. Insya Allah bisa selesain pada 20 Januari 2022," terang Herman kepada wartawan di sela launching vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SDN Ibu Jenab I, Senin (10/1).

Herman mengatakan pemberian vaksin bagi anak usia 6-11 tahun sudah terencana dengan baik. Di setiap sekolah sudah tersusun jadwal vaksinasi. "Kami mohon kerja samanya dari para orang tua. Ini (vaksinasi) untuk kesehatan semua.," ujarnya.

Sebetulnya, kata Herman, vaksinasi bagi kalangan anak usia 6-11 tahun sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Namun momentum peluncurannya dilakukan bertepatan masuk sekolah seusai libur ujian semester.

"Sejak Kamis lalu juga pak Kapolres sudah mulai melaksanakan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun. Sekarang di-launching karena hari ini (Senin) bertepatan masuk sekolah," ungkapnya.

Hingga saat ini cakupan vaksinasi covid-19 dosis pertama di Kabupaten Cianjur sudah mencapai 72% lebih. Sedangkan dosis kedua capaiannya di kisaran 39,36%. "Kami mengajak warga agar bisa segera divaksin, terutama dosis kedua. Sabtu dan Minggu juga Puskesmas dibuka," tegasnya.

Percepatan vaksinasi dosis kedua, sebut Herman, agar Kabupaten Cianjur bisa segera memberikan booster (vaksin ketiga). Satu di antara syaratnya, ucap Herman, cakupan vaksinasi dosis kedua harus mencapai minimal 60%. "Dosis kedua di Cianjur baru kisaran 30%. Agar bisa melaksanaan booster harus 60% capaian vaksin dosis keduanya," imbuh Herman.

Jumlah pelajar kelas 1-6 yang terdata di Kabupaten Cianjur lebih kurang ada 256 ribu orang. Herman pun menjamin stok vaksin bisa memenuhi kebutuhan. "(Vaksin) siap," pungkasnya. (OL-15)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya