Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, meluncurkan vaksinasi covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun, Senin (10/1). Pelaksanaannya digelar serentak di 32 kecamatan.
Bupati Cianjur Herman Suherman menuturkan sasaran anak usia 6-11 tahun merupakan para pelajar tingkat sekolah dasar. Pemkab Cianjur menargetkan pelaksanaannya bisa kelar dalam waktu lebih kurang dua pekan ke depan.
"Targetnya pelajar kelas 1-6 sekolah dasar. Insya Allah bisa selesain pada 20 Januari 2022," terang Herman kepada wartawan di sela launching vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SDN Ibu Jenab I, Senin (10/1).
Herman mengatakan pemberian vaksin bagi anak usia 6-11 tahun sudah terencana dengan baik. Di setiap sekolah sudah tersusun jadwal vaksinasi. "Kami mohon kerja samanya dari para orang tua. Ini (vaksinasi) untuk kesehatan semua.," ujarnya.
Sebetulnya, kata Herman, vaksinasi bagi kalangan anak usia 6-11 tahun sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Namun momentum peluncurannya dilakukan bertepatan masuk sekolah seusai libur ujian semester.
"Sejak Kamis lalu juga pak Kapolres sudah mulai melaksanakan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun. Sekarang di-launching karena hari ini (Senin) bertepatan masuk sekolah," ungkapnya.
Hingga saat ini cakupan vaksinasi covid-19 dosis pertama di Kabupaten Cianjur sudah mencapai 72% lebih. Sedangkan dosis kedua capaiannya di kisaran 39,36%. "Kami mengajak warga agar bisa segera divaksin, terutama dosis kedua. Sabtu dan Minggu juga Puskesmas dibuka," tegasnya.
Percepatan vaksinasi dosis kedua, sebut Herman, agar Kabupaten Cianjur bisa segera memberikan booster (vaksin ketiga). Satu di antara syaratnya, ucap Herman, cakupan vaksinasi dosis kedua harus mencapai minimal 60%. "Dosis kedua di Cianjur baru kisaran 30%. Agar bisa melaksanaan booster harus 60% capaian vaksin dosis keduanya," imbuh Herman.
Jumlah pelajar kelas 1-6 yang terdata di Kabupaten Cianjur lebih kurang ada 256 ribu orang. Herman pun menjamin stok vaksin bisa memenuhi kebutuhan. "(Vaksin) siap," pungkasnya. (OL-15)
Persepsi ini lahir dari cara pandang lama yang mengabaikan prinsip gizi seimbang. Padahal ukuran kesehatan tidak bisa hanya dilihat dari tampilan fisik semata.
Paparan gawai pada fase krusial pertumbuhan (usia 5 hingga 15 tahun) berisiko memicu gangguan tumbuh kembang yang menetap hingga dewasa.
Skrining pendengaran pada anak sejak dini menjadi kunci vital dalam menjaga kualitas hidup dan fungsi komunikasi buah hati.
Fungsi pendengaran memiliki kaitan erat dengan kemampuan bicara anak.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Gelombang pertama puncak arus mudik terjadi pada Sabtu (14/3) dan Minggu (15/3). Sedangkan gelombang kedua diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3).
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved