Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR RI dari Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Subardi meninjau progres realisasi program aspirasinya di Kapanewon (Kecamatan) Galur, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta, Jumat (7/1). Ada empat Padukuhan (dusun) di Kapanewon Galur yang mendapat bantuan dari aspirasinya.
Di Padukuhan Klotakan, misalnya, bantuan uang tunai senilai Rp65 juta digunakan untuk pembangunan balai dusun.
Padukuhan Pundung, mendapat bantuan Rp50 juta untuk pembelian alat catering. Padukuhan Gandu mendapat bantuan Rp70 juta untuk pembelian mesin penggilingan padi (Huller) keliling. Sedangkan Padukuhan Sorogaten mendapat bantuan Rp50 juta untuk pembelian tratak dan kursi.
Baca juga: Kedepankan Kepentingan Bangsa dalam Percepatan Pembahasan RUU TPKS
"Ada empat padukuhan di Kapanewon Galur yang aspirasinya sudah terpenuhi. Total seluruh bantuan senilai Rp235 juta. Semoga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ucap Subardi saat memberikan kata sambutan, Jumat (7/1).
Secara khusus, Ketua DPW NasDem DIY itu mengapresiasi kinerja Latnyana, selaku koordinator Rumah Aspirasinya di Kabupaten Kulonprogo.
Ia mengatakan, Rumah Aspirasi berfungsi sebagai pusat data dan monitoring program-program apa saja yang sudah berjalan maupun belum terlaksana.
“Yang pasti, setiap aspirasi yang masuk akan saya kawal dan saya perjuangkan di Senayan,” tegasnya.
Subardi juga menggagas program aspirasi berkelanjutan, yakni program-program aspirasi yang sudah terlaksana akan terus dipantau dan dikembangkan.
Anggota Komisi III itu mencontohkan, pembangunan Balai Dusun yang sudah rampung akan kembali mendapat bantuan berupa pelatihan wirausaha. Melalui program ini, Padukuhan atau gabungan Padukuhan yang menerima bantuan akan menjadi “Desa Binaan NasDem.”
"Bantuan itu tidak akan berhenti begitu saja, tetapi ada kesinambungan. Ada semacam pelatihan yang sifatnya meningkatkan ekonomi masyarakat. Ini terus saya kembangkan menjadi desa binaan NasDem, sehingga manfaatnya terus berjalan. Istilah saya, ada pemberdayaan yang berkelanjutan,” ucapnya.
Berdasarkan data dari Rumah Aspirasi Subardi di Kulonprogo, sejak setahun terakhir, terdapat 26 Padukuhan yang menerima bantuan dari aspirasinya. Di antaranya, bantuan pembangunan jalan, bantuan alat mesin pertanian, bantuan bibit pohon, bantuan infrastruktur peternakan, bantuan modal usaha, dan bantuan mobil ambulan. (RO/OL-1)
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Yang lebih mendesak adalah menyamakan persepsi antara pengusul, BPKH, dan Baleg DPR RI mengenai bentuk dan karakter kelembagaan BPKH ke depan.
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, inisiatif pemerintah untuk mendirikan BUMN tekstil merupakan langkah yang tepat dan strategis.
Anggota DPR Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa Indonesia kini resmi memasuki babak baru dalam sistem hukum pidana.Hal ini ditandai dengan mulai berlakunya KUHAP baru
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Cindy Monica, menegaskan akan mengawal kemudahan pengurusan dokumen kependudukan bagi masyarakat terdampak bencana.
Langkah pemerintah untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) guna mengatur penempatan anggota Polri pada jabatan sipil sebagai solusi yang bijak.
Hingga saat ini baru sekitar 40% wajib pajak di DIY yang telah mengaktivasi akun Coretax.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Kemendagri menyebut DIY berhasil menjaga keseimbangan sosial melalui pendekatan kultural.
Fase awal gerhana penumbra akan dimulai pukul 22:26 WIB, puncak gerhana terjadi pada Senin (8/9) dini hari pukul 01:11 WIB, dan berakhir sekitar pukul 03:56 WIB.
Di sisi lain, pemerintah juga tidak boleh membatasi masyarakat dalam menggunakan media sosial karena itu dijamin oleh konstitusi.
Ketiga kepada daerah itu adalah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved