Rabu 22 Desember 2021, 19:45 WIB

Polri Gelar Sosialisasi Cegah Radikalisme dan Terorisme di Polres Bangka

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Nusantara
Polri Gelar Sosialisasi Cegah Radikalisme dan Terorisme di Polres Bangka

MI/Yakub Pryatama

 

TIM Divisi Humas Mabes Polri melakukan diskusi dengan jajaran Polres Bangka dengan tema Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Paham Radikal dan Terorisme.

Diskusi tersebut diadakan di Hotel Manunggal, di Sungailiat, Kabupaten Bangka, Pulau Bangka, yang dihadiri oleh Karo Anev Biro PID Kombes Sugeng Hadi Sutrisno, Kasubbag Yan Sengketa Anev Biro PID serta didampingi oleh Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Maladi.

Acara diskusi ini pun dihadiri oleh narasumber yang dihadiri langsung oleh Humas Polri, yakni eks pimpinan Jamaah Islamiyah (JI) Ustad Nassir Abbas Jajaran Polres Bangka hingga tokoh agama dan warga setempat terlihat menghadiri acara yang diadakan pada Rabu (22/12).

Adapun forum diskusi yang dilakukan tim divisi Humas Mabes Polri bertujuan untuk mengedukasi dan menginformasi seluruh jajaran Polres Bangka serta jajaran agar bisa menciptakan kota yang tertib dan aman dari teror.

Sugeng menuturkan bahwa pemahaman radikal memang menginginkan perubahan secara ekstrim dan drastis. “Untuk itu, perlu adanya kolaborasi atara Pemerintahnya serta warga guna mencegah paham radikal dan terorisme meluas,” ujar Sugeng.

Sementara itu, Nassir menyebut para oknum teroris ini sering memanfaatkan anak muda untuk mengambil kepercayaan karena lebih mudah diiming-imingi dan didoktrin.

Maka, lanjut Nassar, peran orang tua senantiasa harus dilibatkan untuk menjaga anak dari doktrin radikalisme sedari kecil. Tak hanya itu, lingkungan yang positif dan sportif harus digaungkan agar anak muda tak mudah percaya dengan keniscayaan kelompok-kelompok tertentu.

“Memang orang Babel ini terkenal dengan toleransinya dan saling menghargai, kita berharap bisa terus berlanjut,” ungkap Nassir.

Kemudian, Nassir berharap agar warga Babel bisa memberi nasihat kepada sesama warga yang telah terdoktrin atau malah sudah mengajak melawan pemerintah, atau menolak Pancasila.

“Jika diantaranya ada warga kita yang menolak, kita nasihatin dia, jangan sampai dia kebablasan, itu yang harus dilakukan oleh warga, itu artinya kita peduli dengan sesama. Kita harus hargai,” pungkasnya. (J-2)

Baca Juga

Dok Instagram @ataliapr/@emmerilkahn

Anak Ridwan Kamil Belum Ditemukan, Pencarian Terus Dilakukan

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 27 Mei 2022, 12:23 WIB
Keberadaan anak Ridwan Kamil, Emeril Khan belum diketahui hingga saat ini. Pencarian terus...
Instagram @ataliapr/ @emmerilkahn

Keberadaan Anak Ridwan Kamil, Emeril Khan belum Ditemukan

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 27 Mei 2022, 11:24 WIB
Hingga pukul 11.00 WIB nasib Emmeril Khan Mumtadz belum...
dok.ist

Kementan - DPR Tingkatkan Kapasitas Petani Milenial Kubu Raya

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 Mei 2022, 11:18 WIB
KOMANDO Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani) menjadi gerakan pembaharuan pembangunan pertanian yang terus didengungkan Kementerian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya