Rabu 15 Desember 2021, 06:59 WIB

Binda Bali Mulai Vaksin Covid Anak Usia 6-11 Tahun di Tabanan

Arnoldus Dhae | Nusantara
Binda Bali Mulai Vaksin Covid Anak Usia 6-11 Tahun di Tabanan

MI/Arnold Tanti
Kabinda Bali Brigjen Pol. Hadi Purnomo menyemangati anak-anak di SDN 1 Dauh Peken sebelum menjalani vaksinasi Covid-19, Rabu (15/12)

 

VAKSINASI COVID-19 anak usia 6-11 tahun secara nasional serentak dimulai, Selasa (14/12). Di Kabupaten Tabanan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun tersebut dilakukan perdana di SDN 1 Dauh Peken diinisiasi oleh Badan Intelijen Negara  Daerah (Binda) Bali, Rabu (15/12/2021). Selain itu BIN juga menggelar vaksinasi massal menyasar remaja, masyarakat umum dan lansia yang dipusatkan di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan.

Menuntaskan vaksinasi COVID-19 sebanyak 13.600 dosis hingga bulan Desember 2021, Binda Bali gencar melaksanakan vaksinasi menyasar anak usia 6 sampai 11 tahun, remaja, masyarakat umum hingga lansia. Percepatan penuntasan vaksinasi juga dilakukan untuk mewaspadai ancaman varian Omicron yang sudah mulai menyebar di sejumlah negara.  

Kepala Binda (Kabinda) Bali Brigjen Pol. Hadi Purnomo mengatakan, dengan 13.600 dosis tersebut, BIN akan membantu pemerintah Provinsi dan Daerah menyasar masyarakat yang tertinggal untuk vaksin. Juga menggencarkan sistem jemput bola bagi warga yang kesulitan mengakses lokasi vaksin.

"Termasuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang dimulai secara nasional kemarin, juga menjadi prioritas kami, dimana kami diperintahkan oleh pimpinan pusat untuk langsung menggelar, dan  Kabupaten Tabanan tepatanya di SDN 1 Dauh Peken yang menjadi lokasi perdana pelaksanaanya, dengan vaksin yang tersedia sebanyak 250 dosis jenis sinovac," terangnya.

Brigjen Pol. Hadi Purnomo yang juga mantan Kapolresta Denpasar ini, mengapresiasi kesigapan dan kesiapan, jajaran SDN 1 Dauh Peken dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. Dimana BIN juga akan mendorong kabupaten/kota lainnya di Bali untuk segera melaksanakan vaksinasi anak ini secara bertahap di wilayahnya masing-masing.

Kepala SDN 1 Dauh Peken I Gusti Gede Agung Pramitari mengatakan, pihak sekolah sebelumnya telah meminta konfirmasi pada orang tua siswa terkait pelaksanaan vaksinasi.  Ia pun melihat selama pelaksanaan, prosesnya bisa berjalan lancar, termasuk para orang tua juga telah memberikan dukungan luar biasa bagi kelancaran program pemerintah ini.

"Kalau ada siswa saat vaksin menangis itu wajar, karena takut melihat jarum suntik, padahal setelah divaksin mereka enjoy saja, para guru di sini sudah siap mendampingi dengan memberikan semangat, karena sebelum vaksin kami sudah sering memberikan pengetahuan akan virus dan manfaat vaksin," jelasnya.

Terkait penuntasan vaksinasi, Kabinda Bali memastikan Tim medical inteligen BIN akan siap mendatangi warga yang tidak bisa vaksin karena akses yang sulit, terkendala transportasi dan jarak yang jauh, sehingga memastikan capaian vaksinasi bisa terpenuhi.

Ia mengatakan vaksinasi dengan sistem door to door ini bertujuan untuk menjangkau penduduk pendatang yang belum tersentuh vaksin. Kata dia, vaksinasi ini menyasar dari berbagai kalangan masyarakat, baik yang mengantongi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Bali maupun luar Bali. (OL-13)

Baca Juga: Volume Kendaraan di Tol Cipali Diprediksi Naik 9,8 Persen saat Nataru

Baca Juga

MI/Jamaah

Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus, Ribuan Warga Berburu Nasi Jangrik

👤Jamaah 🕔Senin 08 Agustus 2022, 12:16 WIB
Nasi jangkrik merupakan nasi yang dibungkus memakai daun jati dengan lauk daging kerbau atau...
Dok. Bluebird

Bluebird-BIMC Hospital Bali Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Pengemudi dan Karyawan

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 11:46 WIB
Panca menambahkan, pengemudi sebagai garda terdepan mempunyai tanggung jawab sebagai pemberi pertolongan pertama, mengingat pengemudi...
MI/Sumaryanto Bronto

Pemprov NTT Tunda Kenaikan Tarif ke Komodo dan Padar

👤Palce Amalo 🕔Senin 08 Agustus 2022, 10:16 WIB
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menunda penerapan tarif masuk ke Pulau Padar dan Pulau Komodo sebesar Rp3.750.000 per...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya