Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung, Jawa Tengah, mendata sedikitnya ada 16 bangunan rumah di Kecamatan Parakan rusak diterjang angin kencang pada Kamis (2/12) petang. Kerusakan rata-rata di bagian atap rumah.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Temanggung Toifur Hadi Wuryanto memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan agar diketahui secara pasti keseluruhan jumlah rumah dan bangunan yang rusak berikut kerugiannya.
"Data sementara ada 16 bangunan rumah, kantor, serta pertokoan yang rusak. Namun jumlah tersebut diperkirakan bertambah, khususnya yang rusak ringan. Untuk korban jiwa tidak ada," katanya, Jumat (3/12).
Pascakejadian, kata Toifur, masyarakat dibantu Tim SAR, TNI, Polri, dan sejumlah relawan langsung melakukan pembersihan rumah warga yang terdampak bencana. Pihaknya juga membantu memasang atap sementara dengan menggunakan terpal agar lebih aman saat hujan turun. "Asesmen juga masih dilakukan untuk mengetahui jumlah korban dalam bencana angin ini," katanya.
Baca juga: Tingkatkan Layanan Publik, Pemko Tebing Tinggi Teken MOU Dengan Pemko Pekanbaru
Sekretaris Kecamatan Parakan, Edi Murjanto, mengatakan bencana angin terjadi di empat titik dalam dua desa, yaknu Wanutengah dan Parakan Wetan. "Di Parakan Wetan ada tiga titik," katanya merincikan bencana angin yang melanda.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Angin bermula dari atas Rumah Sakit Ngesti Waluyo. Dalam hitungan menit angin langsung bergerak menerjang permukiman serta menggulung sejumlah atap bangunan. Saat kejadian, mendung hitam menyelimuti wilayah Kecamatan Parakan. (OL-14)
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan hari ini, 6 Maret 2026. Makassar dan sekitarnya berpotensi hujan lebat hingga 13:10 WITA.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
CUACA ekstrem yang ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang melanda Banyumas, Jawa Tengah pada Rabu (4/3) petang.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 5–8 Maret 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, tercatat sedikitnya 16 titik kejadian pohon tumbang dan dampak angin kencang
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved