Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, mengingatkan, kondisi cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sepanjang hari.
Kepala Stasiun Klimatologi Mlati, BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas, Selasa (23/11) dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, selama 24 jam mulai hari Selasa pukul 07.00 WIB untuk wilayah DIY, kondisi cuaca pada pagi hari berpotensi terjadi hujan ringan - sedang yang dapat disertai dengan kilat atau petir di wilayah Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Bantul dan di Kabupaten Kulonprogo bagian utara.
Baca juga: Dua WNA Tiongkok Terlibat Dalam Tambang Ilegal di Tanah Bumbu
"Siang hingga sore hari berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di
wilayah Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, Kabupaten Kulonprogo bagian utara, Kabupaten Bantul bagian utara, Kabupaten Gunung Kidul bagian utara dan timur," kata dia.
Sementara itu, pada malam hari terdapat potensi hujan ringan di wilayah Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulon Progo bagian selatan, Kabupaten Gunungkidul bagian selatan dan Kabupaten Bantul bagian selatan serta pada dini hari berawan.
Dengan kondisi prakiraan itu, BMKG Yogyakarta kemudian mengluarkan Peringatan Dini : Waspada potensi hujan sedang-lebat yang dapat
disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, Kabupaten Kulonprogo bagian utara, Kabupaten Bantul bagian utara serta Kabupaten Gunungkidul bagian utara dan timur.
Angin dari arah selatan-barat daya dengan kecepatan maksimum 25 kilometer per jam dan prakiraan gelombang laut dengan tinggi gelombang di perairan Yogyakarta berkisar antara 1.5 -2.5 meter atau kategori sedang. (H-3)
ANGIN kencang melanda wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (12/2) sekitar pukul 15.30 WIB.
Proses penanganan bencana banjir bandang di Babakan Madang belum tuntas, angin kencang melanda stadion Pakansari dan bagian tengah Kabupaten Bogor, Cibinong.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Hasil analisis atmosfer terkini menunjukkan adanya penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan cukup dominan di wilayah Indonesia.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
hujan menyebabkan adanya genangan-genangan di beberapa tempat. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Istilah awan kontainer tidak dikenal dalam ilmu meteorologi. Narasi yang beredar di masyarakat merupakan bentuk kesalahpahaman dalam memahami fenomena atmosfer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved