Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Peternakan UGM Bambang Suwignyo PhD memaparkan kejadian kecelakaan yang menimpa rombongan Fakultas Peternakan UGM. Akibat kejadian tersebut, Dekan Fakultas Peternakan Prof I Gede Suparta Budisatria meninggal dunia.
Bambang memaparkan mobil yang mengalami kecelakaan ditumpangi empat orang, yaitu Jumari (Tenaga Kependidikan Fakultas Peternakan UGM sebagai pengemudi), Prof Gede Suparta Budisatria (Dekan Fakultas Peternakan), Prof Ali Agus (Dosen Fakultas Peternakan/Mantan Dekan Fakultas Peternakan) Dr Chusnul Hanim (Dosen Fakultas Peternakan/istri Prof Ali Agus). Kendaraan berangkat dari Yogyakarta ke Jakarta pada Rabu (3/11) pada pukul 18.00 WIB dengan menggunakan kendaraan dinas Fakultas Peternakan Toyota Innova AB 1969 PY.
Rombongan hendak melakukan wawancara visa di Visa Facilitation Services Global Kuningan City Mall Lantai I Jalan Dr Satrio Jakarta pada Kamis (4/11). Visa tersebut rencananya akan digunakan untuk perjalanan dinas ke Belanda pada 22 November 2O2I. "Perjalanan ke Jakarta dilakukan dengan kendaraan dinas Fakultas Peternakan karena penggunaan transportasi umum tidak memungkinkan (jadwal tidak ada yang sesuai dengan itinerary rombongan Dekan Fakultas Peternakan UGM)," papar dia, Kamis (4/11).
Menurut informasi dari Jasa Marga, lanjut Bambang, kecelakaan terjadi pada pukul 01.18 di Km 113+800 B pada Kamis (4/11). Pada saat itu, cuaca terpantau cerah.
Keterangan yang dikeluarkan Jasa Marga saat itu, kondisi korban yaitu 1 laki-laki luka berat serta 2 laki-laki dan 1 wanita luka ringan. Korban kemudian dievakuasi ke RS Abdul Radjak, Purwakarta.
Dalam keterangan tertulis, Bambang menjelaskan kendaraan melintas dari arah timur menuju barat. Sesampainya di km 113+800 B, kendaraan menabrak kendaraan yang berada di depannya (nihil identitas). Posisi akhir kendaraan normal menghadap barat di bahu luar.
Semua penumpang mobil kemudian dievakuasi ke RSU Abdul Radjak Purwakarta. Prof I Gede Suparta Budisatria mengalami luka berat dan meninggal. Prof Ali Agus, Dr Chusnul Hanim, dan Jumari mengalami luka ringan.
Atas kesepakatan keluarga, Prof Ali Agus dan Dr Chusnul Hanim kemudian dipindahkan ke rumah sakit di Jakarta Timur untuk perawatan lebih lanjut. Jenazah Prof I Gede Suparta Budisatria dibawa ke Yogyakarta dengan ambulans pada pukul 08.23 dari Purwakarta.
Jenazah tersebut diperkirakan tiba di Yogyakarta pada pukul 15.00. Jenazah disemayamkan di Balairung Gedung Pusat Universitas Gadjah Mada.
Baca juga: Rombongan Dekan Fakultas Peternakan UGM Alami Kecelakaan di Cipali
Prosesi penyemaman jenazah akan disiarkan melalui Zoom Meeting http://ugm.idl2IK dengan meeting ID: 839 74t6 9770 dan passcode: 241066. Jenazah akan dimakamkan di Makam UGM Sawit Sari. (OL-14)
Kadispenad memastikan insiden truk dinas TNI yang menabrak dua anggota Polri hingga meninggal dunia di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, merupakan murni kecelakaan
Dinas Bina Marga DKI Jakarta melakukan perbaikan pada ruas Jalan Daan Mogot Kilometer 12, tepatnya di kawasan Jembatan Gantung, Jakarta Barat
Mobil Toyota Avanza yang mereka tumpangi dihantam kereta api penumpang di perlintasan tanpa palang pintu, Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Korban pertama kecelakaan ATR 42-500 di Balocci, Pangkep dievakuasi. Ia ditemukan tewas di jurang 200 m saat SAR dihantam cuaca ekstrem. Kabut pekat visibilitas 5 m.
Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di jalur arah Surabaya menuju Malang, tepatnya di Desa Pamotan, Kecamatan Porong.
Gejolak harga bahan baku pakan kerap menjadi tantangan utama bagi keberlangsungan usaha peternakan di Indonesia.
Kolin merupakan nutrisi esensial yang berperan langsung dalam pengaturan suasana hati, daya pikir, dan emosi.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memperkuat pengembangan lahan pertanian di dataran tinggi indonesia yang memiliki potensi mencapai 5,51 juta hektar.
Kementan menegaskan fokus utamanya saat ini yaitu membenahi sektor hulu atau perbibitan (breeding) sebagai langkah strategis untuk menekan ketergantungan impor daging.
Ia juga menekankan pentingnya Pusvetma memperluas kemitraan dengan akademisi dan perguruan tinggi untuk mempercepat inovasi riset dan produksi vaksin hewan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved