Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai merah di pasar-pasar tradisional di Kota Medan, Sumatera Utara mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini ditengarai akibat cuaca buruk yang kerap terjadi di berbagai wilayah Sumut.
Dua pekan lalu, harga cabai merah di Medan mengalami kenaikan dari kisaran Rp32.000 menjadi Rp40.000 per kg. Sepekan terakhir naik lagi sampai kisaran Rp48.000 per kg di tingkat eceran. Bahkan tidak sedikit pedagang eceran menjualnya dengan hargan Rp50.000 per kg.
"Kenaikan harga cabai lebih dikarenakan faktor cuaca," ujar Pengamat Ekonomi Sumut Gunawan Bonjamin, Selasa (2/11).
Adapun cuaca buruk yang dimaksud adalah curah hujan yang tinggi. Curah hujan yang tinggi akan memengaruhi harga yang berasal dari sisi petani dan distribusi barang.
Dari sisi petani, curah hujan tinggi mengakibatkan menurunnya produktivitas. Petani akan menunda panen jika hujan turun terus-menerus.
Dampaknya, suplai barang ke tingkat pemasok menjadi berkurang dari biasanya. Sementara di lain pihak jumlah permintaan masih stabil sehingga terjadi kenaikan harga.
Harga kemudian menjadi semakin mahal karena suplai barang kian berkurang akibat pengiriman barang yang lebih sulit karena curah hujan tinggi. Bahkan kadang pengiriman barang ke Medan urung dilakukan karena terputusnya jalan akibat longsor.
"Seperti longsor yang terjadi di Sibolangit pekan lalu yang menyebabkan akses jalan putus total beberapa hari," imbuh Gunawan.
Longsor itu mengakibatkan putusnya rute utama Berastagi - Medan dan sebaliknya. Padahal hampir seluruh komoditas pertanian dari Kabupaten Karo dikirim ke Medan melalui rute ini, termasuk cabai merah.
Untuk komoditas hortikultura, jangankan batal dikirim, terlambat saja barang sampai di Pasar Induk Medan, harga akan terpengaruh. Itu karena pengecer yang membeli barang di Pasar Induk memiliki keterbatasan waktu untuk menunggu.
"Biasanya pengecer belanja di Pasar Induk hanya dari jam 9 malam sampai jam 3 pagi. Dalam rentang waktu itulah barang sudah harus sampai," jelas Gunawan.
Sedangkan bila terjadi longsor di rute Medan-Berastagi, biasanya kemacetan bisa berlangsung hingga 10 jam atau putus total selama beberapa hari.
Karena itu dia pesimistis harga cabai akan kembali normal sebelum musim hujan ekstrim ini berlalu. Dan dia mengkhawatirkan kenaikan harga cabai dapat berkontribusi terhadap laju inflasi Kota Medan.
Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik Sumut mencatat selama Oktober 2021 Kota Medan mengalami deflasi sebesar 0,05%. Adapun komoditas utama penyumbang deflasi selama Oktober 2021 di Medan antara lain, beras, angkutan udara dan sawi hijau. (OL-15)
Fenomena ini dipicu oleh tingginya konsumsi masyarakat yang tidak dibarengi dengan kesiapan stok barang di pasar.
Program penyediaan beras dengan subsidi harga ini pun akan berlanjut mulai Maret mendatang. Anggaran yang disiapkan untuk program SPHP beras tahun 2026 sejumlah Rp4,97 triliun.
Kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
TPID DIY dan Bupati Gunungkidul pantau harga sembako di Pasar Semin. Cabai rawit merah tembus Rp80.000. Simak skenario intervensi dan daftar harga terbaru.
Harga cabai rawit merah mulai melandai di kisaran Rp60.000 per kg seiring membaiknya cuaca dan panen raya di sentra produksi. Cek update harga terbaru di sini.
PETANI milenial tergabung dalam kelompok tani Pasirangin, Kota Tasikmalaya, memanen cabai merah di lahan seluas 250 bata dengan jumlah 7.000 pohon.
Cabai tersebut akan dijual dengan harga Rp58 ribu per Kg -nya. Hal itu juga sebagai upaya dari pemerintah untuk membantu masyarakat ditengah naiknya harga cabai merah di pasaran.
Harga cabai merah di Sumatra Utara masih melambung tinggi meski Pemerintah Provinsi Sumtra Utara sudah mengintervensi pasar dengan mendatangkan 50 ton cabai dari Jawa.
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh sejak sebulan terakhir terus meningkat.
Dari pengamatan di lapangan, cabai hijau bahkan ada yang dijual Rp60.000 per kilogram. Harga cabai saat ini dinilai cukup mahal dan jauh di atas harga keekonomiannya
Di momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, banyak anggota masyarakat yang juga menggelar hajatan pernikahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved