Jumat 29 Oktober 2021, 05:30 WIB

Unik, Peserta Vaksinasi Covid-19 di Tulungagung Diberi Hadiah Ayam

Mediaindonesia.com | Nusantara
Unik, Peserta Vaksinasi Covid-19 di Tulungagung Diberi Hadiah Ayam

Dok Kementan
Ilustrasi

 

Ratusan pedagang dan pengunjung beramai-ramai mengikuti vaksinasi covid-19 di kompleks Pasar Campudarat, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (28/10), diduga karena ada iming-iming hadiah seekor ayam dewasa bagi 200 peserta pertama yang terdaftar mengikuti kegiatan itu.

Banyaknya peserta yang datang dan mendaftarkan diri sejak pagi hingga menjelang siang membuat petugas kesehatan yang melayani vaksinasi kewalahan.

Keterangan yang diperoleh, dalam kegiatan itu tersedia 500 dosis vaksin covid-19.  "Sengaja kami sediakan hadiah ayam bagi 200 peserta pertama untuk merangsang minat para pedagang dan pengunjung pasar sini," kata Koordinator Pasar Campurdarat Supriadi.

Dia menjelaskan sasaran vaksinasi di Pasar Campurdarat adalah pedagang dan masyarakat umum, terutama mereka yang belum vaksin pada gelombang pertama. “Dengan vaksinasi ini, maka seluruh pedagang Pasar Campurdarat sudah tervaksin semua," katanya.

Penyediaan hadiah ayam, katanya, untuk mendorong warga ikut vaksinasi. Sebab jika dengan cara biasa (vaksinasi tanpa iming-iming hadiah), para pedagang dan pengunjung pasar terkesan enggan ikut vaksinasi.

Ia menjelaskan dalam kegiatan vaksinasi sebelumnya, peminatnya relatif sedikit, kurang dari 100 orang. Namun, setelah diberi stimulan hadiah masing-masing satu ekor ayam bagi 200 peserta pertama yang terdaftar, para pedagang rela bergiliran meninggalkan lapak/kios demi mendapat hadiah langsung yang dijanjikan. "Awal vaksinasi kami alami kesulitan. Banyak pedagang yang enggan meninggalkan lapaknya untuk vaksinasi yang lokasinya jauh," ungkapnya.

Hadiah berupa 200 ekor ayam itu kerja sama antara pihak manajemen atau pengelola pasar dengan komunitas motor.

Hadiah ayam diperuntukkan bagi pendaftar mulai urutan 1-200. “Ternyata antusiasme warga sangat tinggi. Tadi yang mendaftar lebih dari 500," tutur Supriadi.

Sejak peristiwa kebakaran yang menimpa Pasar Campurdarat dan PPKM, 60 persen dari total pedagang di tempat itu sudah beraktivitas seperti biasanya.

Ia mengatakan vaksinasi covid-19 pada seluruh pedagang pasar dan keluarganya penting untuk memastikan tidak ada klaster penularan virus itu di pasar. "Sebab jika sampai terjadi klaster, maka pasar akan ditutup dan pedagang merugi," kata dia. (Ant/OL-12)

Baca Juga

MI/WIDJAJADI

Begini Kronologi Insiden di Kanjuruhan Versi Aremania Korwil Bantur

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 23:21 WIB
Setelah terjadi aksi dari dua suporter tersebut, kemudian memicu pendukung lainnya untuk memasuki area...
ANTARA/HO/POLRES TAPUT

Bantuan Kemanusiaan Mengalir ke Wilayah Terdampak Gempa di Taput

👤Yoseph Pencawan 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 23:00 WIB
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, pihaknya telah menyalurkan ratusan paket bantuan kemanusiaan ke Tapanuli Utara...
MI/Januari Hutabarat

BNPB Sebut 962 Rumah Rusak Akibat Gempa Tapanuli Utara

👤Januari Hutabarat 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 22:51 WIB
BNPB juga mengirimkan personel guna dukungan kaji cepat dan akan memberikan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) yang akan diserahkan untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya