Selasa 19 Oktober 2021, 06:15 WIB

Lakukan Tindakan Asusila, Kapolsek Parigi Terancam Hukuman Pidana

Mitha Meinansi | Nusantara
Lakukan Tindakan Asusila, Kapolsek Parigi Terancam Hukuman Pidana

Medcom
Ilustrasi polisi

 

KEPOLISIAN Daerah Sulawesi Tengah telah melakukan pemeriksaan kasus asusila, yang terjadi di Polsek Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Pemeriksaan dilakukan, baik terhadap terduga korban, maupun terduga pelaku, yang merupakan mantan Kapolsek Parigi.

"Kapolsek sekarang masih dilakukan pemeriksaan lanjut, karena kemarin sudah diperiksa, sekarang diperiksa kembali oleh Propam," ujar Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto, Senin (19/10) malam.

Terduga pelaku, yang merupakan Kapolsek Parigi berinisial IDGN berpangkat Inspektur Satu (IPDA), saat ini, telah dinonaktifkan dari jabatannya. Ia telah dimutasi ke Mako Polda Sulteng, untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Baca juga: Polda Sulteng Tegaskan Akan Usut Kasus Dugaan Asusila Oleh Oknum Kapolsek

Setelah diperiksa pada Jumat (15/10), terduga pelaku kembali menjalani pemeriksaan lanjutan. 

Mantan kapolsek tersebut tidak hanya diperiksa dalam hal kode etik, tetapi kasus tersebut juga dinaikkan ke pidana umum.

Menurut Kabid Humas Polda Sulteng, tim Propam Polda Sulteng sedang melakukan pemeriksaan dan pendalaman, terkait dengan pembuktian keterlibatan dan sejauh mana hubungan antara terduga perlaku dan terduga korban guna menetapkan sanksi dan pasal yang akan diterapkan nantinya.

"Kita lihat dulu, karena masih proses penyidikan, keterlibatannya mereka apa? Pasal apa yang kita terapkan, nanti akan kita sampaikan. Karena ini masih dalam proses untuk pembuktian terkait yang disampaikan oleh korban, terkait dengan melakukan hubungan dan sebagainya. Tapi kalau secara kode etik, sudah bisa dikatakan bahwa mereka melanggar kode etik, karena seharusnya tidak boleh demikian," terang Didik.

Kasus tersebut mencuat setelah terduga korban mengaku telah ditiduri kapolsek, sebagai syarat untuk membebaskan ayahnya yang menjadi tahanan Polsek Parigi dalam kasus pencurian ternak. 

Pada Senin (18/10), terduga korban telah membuat laporan polisi untuk proses penyidikan lebih lanjut. (OL-1)

Baca Juga

Ist

Baznas Bangun Pos Kesehatan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 15:06 WIB
Baznas juga telah terlebih dahulu mengirimkan tim tanggap bencana dari Baznas Kabupaten Lumajang, yang menjadi titik terdekat...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Dampak Erupsi Semeru, 79 Gardu Listrik Masih Padam

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 05 Desember 2021, 12:40 WIB
Ada 79 gardu listrik dengan 22.826 pelanggan yang terdampak padam pascaerupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu...
MI/Djoko Sardjono

Dewan Kesenian Klaten Gelar Pentas Virtual Drama Komedi

👤Djoko Sardjono 🕔Minggu 05 Desember 2021, 12:15 WIB
Dewan Kesenian Klaten mengembangkan enam bidang seni yang terdiri dari 14 komite, antara lain komite seni pedalangan, ketoprak,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya