Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Aceh, yang dinahkodai Teuku Taufiqulhadi, semakin gencar melakukan konsolidasi dan berbenah diri. Hal itu dilakukan Taufiqulhadi bersama rekan pengurus sejak mereka dilantik oleh wakil ketua umum Partai NasDem Ahmad Ali, dua bulan lalu.
Amatan Media Indonesia selama ini, mereka semakin rajin turun ke ke masyarakat untuk menyosialisasi kepada masyarakat Serambi Mekkah, bahwa keberadaan NasDem belakangan ini sangat membatu pembangunan nasional dan tingkat Provinsi Aceh.
Mereka juga menepis isu tidak benar seperti pembusukan oleh kelompok terntentu untuk melemahkan partai yang dibidani putra Aceh Surya Paloh.
Baca juga: MAN 1 Pidie Gelar Bazar Kuliner Lokal
Ketua DPW Teuku Taufiqulhadi, di sela-sela silaturahmi dengan masyarat Kemukiman Krueng Seumideuen, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Senin (11/10) malam, mengatakan di antara peran Surya Paloh, bersama rekan dari NasDem, tokoh Aceh seperti Nasir Djamil, Iliza Sa'aduddin Jamal dan lainnya yaitu menggelar Kenduri Kebangsaan 22 Februari 2020 di komplek Sekolah Sukma Bangsa Bireuen.
Acara yang menghadirkan Presiden Joko Widodo serta 11 orang menteri negara adalah untuk kelanjutan pembangunan di provinsi paling ujung barat Indonesia ini.
"Untuk pembangunan Aceh, kami tetap kompak sesama tokoh dan masyarakat. Karena jati diri perjuangan kita adalah untuk ketakwaan kepada yang maha kuasa dan kemakmuran masyarakat," tutur mantan wartawan Media Indonesia itu.
Dikatakannya, banyak program pemerintah lainnya yang didukung partai terbesar keempat tersebut. Walaupun ada isu negatif yang tidak bertanggung jawab, pihaknya tidak pernah berhenti dan pantang bosan memikirkan kemaslahatan bangsa. (OL-1)
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Untuk menutupi kebutuhan pupuk tanaman padi, mereka harus beralih ke pupuk nonsubsidi.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved