Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR akibat luapan sungai yang mengenangi empat kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, pada Sabtu (2/10) mulai surut. Ratusan warga yang rumahnya sempat terendam berkisar 20 cm hingga 2 meter, sekarang sibuk membersihkan endapan lumpur.
Empat kecamatan yang terendam pada Jumat (1/10) kemarin adalah Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu, Samudera dan Kecamatan Geureudong Pase. Di Kecamatan Matangkuli, banjir akibat luapan Sungai Krueng Keureutoe dan Sungai Krueng Pirak merendam 15 desa. Paling parah adalah melanda Desa Lawang Tanjung Haji Muda, Meuria, Alue Tho, Meunje, dan Desa Ceubrek.
Di Desa Lawang dan Tanjung Haji Muda misalnya, karena rumah tergenang sampai ketinggian satu hingga dua meter, warga harus mengungsi ke balai desa dan atas tanghul irigasi tengan sawah. Bukan saja orang menyelamatkan lanjut usia dan anak di bawah umur, warga juga harus mengangkut hewan ternak seperti lembu, kambing serta ayam ke atas tanggul.
Setelah banjir surut, mulai Minggu (2/10) pagi warga setempat mulai membersihkan sendimen lumpur yang masuk ke rumah. Lalu membersihkan bagian dapur dan kamar tidur supaya kembali dari pengungsian darurat.
"Seisi rumah terendam, kami harus mulai membersihkan dulu bagian dapur dan kamar tidur supaya malam ini bisa tidur di rumah. Sangat mengharapkan bantuan bahan makanan dan pakaian," tutur M Husen, kepala Desa Tanjung Haji Muda.
Warga di lokasi banjir itu kini juga krisis air bersih dan air minum. Pasalnya ratusan sumur warga terendam dan terkontaminasi lumpur.
Selain itu mereka juga khawatir kondisi puluhan ha (hektare) tanaman padi yang sedang masa bunting (masa pengisian biji) sempat terendam air lumpur banjir. Hal ini sangat rawan terjadi puso atau gagal panen karena bulir masuk air sehingga gagal berisi.
"Disini memang lokasi langganan banjir. Bahkan dalam setahun bisa mencapai 12 hingga 15 kali tergenang" kata Teungku Zakaria, tokoh masyarakat Kecamatan Matangkuli. (MR/OL-10)
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Puncak arus mudik 2026 Aceh terjadi hari ini, Rabu (18/3). Puluhan ribu pemudik padati jalur Banda Aceh-Medan demi tradisi Meugang. Simak titik istirahatnya.
ARUS mudik penumpang angkutan umum dari luar daerah mulai terlihat memadati berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Aceh sejak dua hari terakhir.
Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh Safrizal ZA menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Bireuen.
Tidak berlebihanlah kalau mudik ke kampung halaman saat menjelang Lebaran, adalah napak tilas sang penebar cinta dan perjuangan pemburu rindu.
Begitu juga di jalur penyeberangan laut Daratan Aceh-Pulau Simeulue, penyeberangan Singkil-Pulau Banyak dan Banda Aceh-Sabang.
Peresmian 104 unit hunian tetap (huntap) menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam pemulihan wilayah terdampak banjir di Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved