Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo 4,5 telah mengguncang Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (2/100 pukul 13.34 WIB. Pusat gempa terjadi di 118 kilometer barat daya Kabupaten Garut dengan kedalaman 10 kilometer. Kejadian itu tidak berpotensi tsunami.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno mengatakan, gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Garut dan dari hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi berkekuatan M=4,5. Episenter terletak pada koordinat 8.13 LS dan 107.35 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 118 km barat daya Kabupaten Garut Jawa Barat pada kedalaman 10 kilometer.
"Untuk jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas pensesaran di laut pada bagian dalam dari lempeng Eurasia," katanya, Sabtu (2/10) dari keterangan resmi. Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi dirasakan di wilayah Cisompet, Pamengpeuk, Cijulang, Singajaya, Karangnunggal dengan Skala Intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata di dalam rumah terasa seakan truk berlalu.
Sedangkan, di Pangalengan, Cisurupan, Bayongbong dengan Skala Intensitas II-III MMI yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda ringan yang digantung bergoyang, sampai getaran dirasakan nyata dalam rumah terasa seakan truk berlalu. Di wilayah Cilawu, Cikajang, Samarang, Kertasari, Manonjaya terasa gempa Skala Intensitas II MMI yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda ringan yang digantung bergoyang.
"Gempa bumi susulan hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan. Kami meminta kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan hindari dari bangunan yang retak dan rusak diakibatkan oleh gempa bumi," ujarnya.
Menurutnya, seluruh masyarakat harus memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang telah terjadi karena dapat membahayakan. Namun, sekarang harus dipastikab kestabilan bangunan sebelum kembali ke rumah.
"Sampai sekarang kami belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Memang hasil dari monitoring BMKG di gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami dan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan," paparnya. (OL-14)
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Selasa pukul 00.40 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Ilmuwan Kyoto University temukan mekanisme unik bagaimana aktivitas matahari memengaruhi kerak bumi melalui ionosfer. Mungkinkah badai matahari memicu gempa?
Gempa bumi tektonik yang terjadi pada Senin dini hari pukul 01.57.46 WITA di wilayah utara Sabah, Malaysia, dipastikan tidak berpotensi tsunami bagi Kalimantan Utara.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved