Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PENINGKATAN kualitas dan kapasitas SDM pertanian dilakukan Kementerian Pertanian, melalui Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung. Tepatnya melalui Pelatihan Presisi Smart Green House – Low Cost bagi petani dan penyuluh pertanian di Lampung. Pelatihan perdana ini akan berlangsung hingga Rabu (29/9) mendatang.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) memberikan dukungan untuk kegiatan tersebut.
“Perkembangan teknologi digital yang serbamodern ini menuntut petani untuk harus mengikuti perkembangkan teknologi dan beradaptasi guna menuju pertanian yang kreatif, inovatif dan mandiri," kata Mentan.
"SDM memiliki peran penting dalam pembangunan pertanian yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital tersebut. Oleh karena itu, Kementan akan terus berupaya mewujudkan SDM pertani yang melek teknologi," tutur SYL.
Hal senada disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi.
"Jika ingin mengembangkan pertanian, maka yang harus dibenahi adalah sumber daya manusianya. Karena, Sumber daya manusia adalah faktor utama dalam peningkatan produktivitas pertanian," ujar Dedi dalam keterangan yang diterima Minggu (26/9).
Pelatihan Presisi Smart Green House – Low Cost sendiri dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Pelatihan Pertanian Lampung, Abdul Roni Angkat.
Abdul Roni optimistis pelatihan ini akan menjadi role model atau ercontohan bagi lembaga pelatihan ke depan untuk melaksanakan pelatihan yang berbasis modernisasi teknologi pertanian.
Tujuan pelatihan yang diikuti 30 orang petani dan penyuluh pertanian yang berasal dari Kabupaten Lampung Tengah, Pesawaran, dan Tanggamus Provinsi Lampung ini adalah meningkatkan keterampilan peserta dalam memanfaatkan Internet of Things (IoT).
“Dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan petani dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tanaman dengan biaya yang murah dan ekonomis. Yaitu dengan penerapan IoT. Dengan bantuan teknologi IoT, petani dapat memahami status kesehatan tanaman secara realtime,” tutur Abdul Roni.
Ditambahkannya, Patihan Presisi Smart Green House – Low Cost ini merupakan salah satu cara untuk melatih peserta dalam pemanfaatan digitalisasi teknologi pertanian melalui smartfarming. Merawat tanaman di dalam green house menggunakan IoT.
Dengan penggunaan IoT, petani dapat dengan mudah melakukan monitoring dan kontroling terhadap suhu udara, kelembapan tanah, kelembapan udara, serta distribusi air dan pupuk.
Abdul Roni optimistis pelatihan ini akan terus berlanjut ke hingga ke pelatihan selanjutnya. Pelatihan ini juga menghadirkan pelatih yang kompetensi di bidang smartfarming.
Selain Widyaiswara BPP Lampung, pelatihan ini juga menghadirkan dosen- dosen milenial dari Institut Teknologi Sumatera dari Program Studi Teknik Biosistem Industri.
“Pelatihan ini sangat mudah diadopsi. Teknologi yang ditawarkan juga sangat mudah, praktis dan ekonomis sehingga dapat menekan biaya untuk input produksi. Sehingga dapat diaplikasikan di usaha budi daya Bapak Ibu sekalian,” jelas Abdul Roni lagi. (RO/OL-09)
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
PEMERINTAH Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng), memastikan akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi, terkait kasus tanah demplot pertanian.
Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat secara maraton bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (20/8).
Wamentan Sudaryono mengajak para wisudawan Polbangtan Yoma untuk menjemput impian dengan usaha terbaik dan bangkit membangun sektor pertanian.
Kementerian Pertanian memproyeksikan produksi beras nasional hingga September 2025 surplus sebanyak 4,86 juta ton dari target yang telah ditetapkan.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menyebut HUT ke-80 RI merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen terhadap kemandirian pangan nasional.
Kondisi jembatan yang diperlihatkan dalam video tersebut sangat memprihatikan. Jembatan gantung itu sudah rusak parah dengan kondisi besi patah, papan hilang, dan tali pengikat kendor.
Direktur RSUDAM, Imam Ghozali, memastikan seluruh civitas hospitalia akan menandatangani pakta integritas sebagai komitmen bersama menciptakan pelayanan bersih dan bebas pungli.
Penggunaan dan peredaran senjata api ilegal di Provinsi Lampung merupakan ancaman serius bagi keamanan masyarakat dan penegakan hukum di Indonesia.
Sebagai bagian dari Operasi Sikat Krakatau, Polda Lampung juga memusnahkan 50 pucuk senjata api rakitan (senpira) dan 85 butir amunisi dengan cara digerinda.
Sejak 8 Agustus 2025, ribuan kilogram beras telah disalurkan kepada masyarakat di berbagai kabupaten/kota di Lampung.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi yang digelar di Lampung
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved