Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGKAT vaksinasi di Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, sudah mencapai 82 persen. Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, menyebut dengan tingkat vaksinasi yang mencapai 82 persen, tingkat Vaksinasi di Kabupaten Pakpak Bharat adalah yang tertinggi di Sumatera Utara.
Bahkan pada Kamis lalu (16/9), Presiden RI. Joko Widodo saat menghadiri rapat bersama Forkopimda serta Bupati dan Walikota se-Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman, Medan, sempat mengapresiasi pencapaian Kabupaten Pakpak Bharat.
Dalam siaran persnya, Franc Bernhard Tumanggor, mengatakan apresiasi yang disampaikan presiden RI Joko Widodo merupakan hadiah terbesar bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat, Forkopimda,TNI/Polri serta tenaga kesehatan sebagai garda terdepan di lapangan.
"Apresiasi dari bapak Presiden ini merupakan motivasi bagi seluruh stakeholder untuk semakin meningkatkan pelayanan vaksinasi Covid-19, sehingga masyarakat khususnya di Kabupaten Pakpak Bharat bisa seluruhnya mendapatkan vaksin, mulai usia dua belas tahun hingga masyarakat dewasa." ujar Bupati Pakpak Bharat, Selasa (21/9).
Franc Bernhard Tumanggor mendorong segenap unsur dan lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam pelaksanaan vaksinasi supaya pandemi dapat segera tuntas di Kabupaten Pakpak Bharat. Ia meminta setiap warga Pakpak Bharat yang belum melakukan vaksinasi, supaya segera melakukan vaksinasi guna mempercepat penanggulangan pandemi.
Untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan vaksin dosis I dan Dosis II, pemkab Pakpak Bharat juga telah membentuk posko pelayanan terpadu vaksinasi Covid-19 yang berada di Gedung Serba Guna Salak, tepatnya di depan Rumah Dinas Bupati Pakpak Bharat dan dibuka hari Senin-Jumat pukul 09:00 -15: 00 WIB.
Selain itu, Bupati Pakpak Bharat juga rutin menyambangi masyarakat untuk mengejar target vaksinasi tingkat kabupaten. Ia menemui masyarakat, antara lain untuk mengajak mereka untuk mau divaksin.
"Dalam kegiatan vaksinasi di desa-desa terpencil, yang sulit ditempuh roda empat seperti kecamatan Sibagindar yang berbatasan dengan Aceh Singkil, saya dan tim harus menggunakan roda dua, dan bahkan menginap di rumah masyarakat. Kita beri Semangat mereka agar bersedia divaksin," ujarnya.
Data terakhir yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pakpak Bharat, jumlah anak usia 12-17 yang sudah tervaksinasi di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat adalah dosis I sebanyak 98,48% dan dosis II sebanyak 18,94 %. Sedangkan jumlah total keseluruhan persentase capaian vaksinasi di Kab.Pakpak Bharat adalah Dosis I 83,26% dan Dosis II 52,89 %. (Ant/OL-13)
Baca Juga: PPKM Dua Kabupaten Di Babel Turun Ke Level 2
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved