Rabu 15 September 2021, 16:45 WIB

Dharma Wanita Solo Bantu Sosialisasi Pencegahan Kasus Stunting

Widjajadi | Nusantara
Dharma Wanita Solo Bantu Sosialisasi Pencegahan Kasus Stunting

MI/Widjajadi
Ibu-ibu dengan anak stunting di Kelurahan Mojo, dikumpulkan Dharma Wanita Kota Solo, untuk diberi penyuluhan dan bantuan sosial makanan berg

 

DHARMA Wanita Pemkot Solo bantu organisasi PKK Kota menyosialisasikan pencegahan stunting di Kampung Mojo, Kelurahan Mojo, Pasar Kliwon saat  melaksanakan bhakti sosial dalam rangka HUT ke 22 Dharma Wanita, pada Rabu (15/9/.

"Terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yakni perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih,'' tutur Serlly Yusnita, pembina Dharma Wanita Kota Solo di Taman Cerdas Kelurahan Mojo.

Dharma Wanita bersama Tim Penggerak PKK Kota Solo sejak awal tahun 2021 terus bahu membahu menyosialisasikan pentingnya pencegahan stunting, kendati angka prevalensi di Solo hanya 14% atau jauh dari angka prevalensi stunting nasional yang mencapai 27,6%. "Kendati rendah, bagaimana tetap diupayakan penurunan kasus stunting di Solo. Bhakti sosial Dharma Wanita untuk membantu TP PKK dalam pencegahan stunting ini patut diapresiasi," tukas isteri Wakil Wali Kota Teguh Prakosa ini.

Ketua Dharma Wanita Kota Solo, Endang Dwiyati Ahyani ikut memberikan pesan dan harapan bagi ibu-ibu warga Mojo, agar dalam rangka program nasional untuk bisa membantu menekan angka stunting di Surakarta. ''Masih adanya kasus stunting di Kota Solo,  maka pada tahun ini bantuan sosial yang semula untuk anak yatim dan panti asuhan kita alihkan ke anak stunting. Bagi bapak-bapak yang merokok tolong sisihkan sedikit uang untuk membelikan makanan bergizi bagi anaknya, seperti telur. Satu telur lebih bergizi protein dari pada nasi kuah sayur," kata Endang.

Sejauh ini, Pemkot Solo terus mengupayakan percepatan penurunan stunting, yang sebenarnya sudah paling rendah dibandingkan kota kota lain di Indonesia. Bahkan Wali Kota Gibran menegaskan, siap menggelar berbagai program untuk menekan kasus stunting, dengan memberikan proteksi ibu dan anak melalui program Sultan Nikah Capingan (Konsultasi Nikah Calon Pinanganten/Pengantin). 

Program istimewa untuk menghambat kasus stunting di Kota Solo ini berjalan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota. "Karena program itu bagus, ya kita teruskan," ungkap Gibran dalam berbagai kesempatan kampanye pencegahan stunting.

Yang jelas kasus stunting di Solo masih di bawah angka 2.000. Pemkot terus berupaya menggandeng berbagai organisasi sosial untuk membantu pencegahan stunting di Kota Solo. (WJ/OL-10)

Baca Juga

Antara/Iggoy el Fitra.

Sumbar Ingin Geopark Ranah Minang Masuk UNESCO Global Geopark

👤Yose Hendra 🕔Jumat 24 September 2021, 15:45 WIB
Ada 11 kabupaten dan kota di Sumbar yang memiliki kekayaan berupa keunikan geologi, unsur arkeologi, ekologi dan budaya yang dikenal dengan...
MI/Gabriel Langa

Diguyur Hujan Tujuh Jam Ribuan Rumah di Ende Kebanjiran

👤Ganrile Langga 🕔Jumat 24 September 2021, 14:00 WIB
HUJAN deras mengguyur wilayah Kabupaten Ende, NTT sejak pukul 10.00 -17.00 Wita, mengakibatkan ribuan rumah tergenang...
Antara

Vaksinasi Covid-19 di Palangka Raya Sasar Kalangan Pesantren

👤Surya Sriyanti 🕔Jumat 24 September 2021, 13:40 WIB
SELAMA dua hari, sejak Kamis dan Sabtu (23- 25 September) tercatat 2.500 santri di Palangka Raya, Kalimantan Tengah mengikuti vaksinasi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

El Diablo Waspada Sodokan Pecco

Trek lurus sepanjang 1,2 kilometer di Circuit of The Americas, Austin, AS, dapat dimanfaatkan Pecco dengan tunggangan motor Ducati Desmosedici yang kian tangguh di beberapa seri terakhir.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya