Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 10 dari 22 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) diguyur hujan dengan intensitas rendah hingga deras, Jumat (3/9). Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Wilayah yang diguyur hujan yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Malaka, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, dan Kupang.
Di wilayah Kabupaten Kupang, hujan turun Kecamatan Fatuleu dan Takari, serta Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang. Hujan juga menguyur wilayah sejumlah kecamatan di wilayah Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya.
"Untuk prospek hujan 10 hari ke depan, umumnya wilayah NTT berpotensi terjadi hujan lebih dari 20 milimeter dengan peluang sebesar 61%-100%. Khusus di beberapa wilayah berpotensi terjadi hujan lebih dari 20 milimeter dengan peluang 61-90 persen," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Agung Sudiono Abadi lewat keterangan tertulis.
Menurutnya, antara 1-10 September 2021, prakiraan peluang hujan di wilayah NTT kurang dari 20 milimeter sebesar 61-100 persen, serta peluang curah hujan lebih dari 20 milimeter sebesar 60-90 persen. Meskipun turun hujan, BMKG juga mencatat empat titik panas yang tersebar di wilayah Kabupaten Ngada, Sumba Tengah dan Sumba Timur pada 1 September.
Karena itu, BMKG tetap mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap kebakaran lahan, serta potensi angin kencang antara 30-50 kilometer per jam. "Waspada terhadap potensi kebakaran lahan dan angin kencang di wilayah Pulau Timor dan Rote," ujarnya. (OL-15)
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved