Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang di Batam pada siang hingga malam hari, Jumat (20/2). Berdasarkan prakiraan cuaca harian di Batam, kondisi atmosfer di wilayah Kepulauan Riau masih dipengaruhi massa udara lembap serta pertumbuhan awan konvektif yang cukup signifikan sejak menjelang siang.
Situasi ini meningkatkan peluang terjadinya hujan sedang hingga lebat di sejumlah kecamatan di Batam dan sekitarnya.
Sejak pagi, langit Batam terpantau berawan dengan suhu udara berkisar 26–27 derajat Celsius dan tingkat kelembapan di atas 80 persen. Memasuki siang hari, pembentukan awan hujan diprakirakan semakin intens, terutama pada periode aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.
Sementara itu, prakirawan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika wilayah Kepulauan Riau menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini dipicu oleh tingginya kelembapan udara dan labilitas atmosfer di sekitar Kota Batam.
“Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan hujan tipe kumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat, terutama pada siang hingga malam hari,” ujar prakirawan BMKG.
BMKG juga menambahkan bahwa hujan yang turun dalam durasi lama dengan intensitas tinggi dapat meningkatkan risiko genangan dan banjir di wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal.
BMKG mengimbau warga agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba, termasuk hujan deras berdurasi singkat, kilat atau petir, serta hembusan angin kencang. Kondisi tersebut berisiko menimbulkan genangan di sejumlah titik rawan, banjir perkotaan, hingga tanah longsor di wilayah perbukitan dengan tutupan lahan minim vegetasi.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian warga adalah perbukitan di wilayah Vitka, Tiban, yang diketahui dalam kondisi relatif gundul. Hujan dengan intensitas tinggi dikhawatirkan dapat memicu aliran air deras dan material tanah ke permukiman di bawahnya.
Untuk wilayah perairan sekitar Batam, tinggi gelombang diprakirakan berada pada kategori rendah hingga sedang, berkisar 1-1,3 meter. Meski demikian, angin kencang sesaat berpotensi memicu peningkatan gelombang secara tiba-tiba. Nelayan tradisional dan pengguna kapal kecil diminta meningkatkan kewaspadaan saat melaut.
Sehari sebelumnya, hujan deras menyebabkan sejumlah ruas jalan utama di Batam terendam banjir. Salah satu titik genangan terparah terpantau di jalur menuju Nagoya melalui Fly Over Sei Ladi, tepatnya di kawasan SPBU Kartini, Baloi. Ketinggian air mencapai betis orang dewasa dan mengalir cukup deras sehingga kendaraan harus melaju perlahan.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca di Batam dari kanal resmi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem. (H-4)
BMKG Batam rilis prakiraan cuaca Kepri 18 Februari 2026. Waspada hujan petir di Bintan & Tanjungpinang serta gelombang laut hingga 2,1 meter.
BMKG rilis prakiraan cuaca Kepri 18 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang di Batam, Bintan, hingga Natuna. Cek detailnya di sini.
STASIUN Meteorologi Kelas I Hang Nadim memprakirakan cuaca di Batam pada Kamis (19/2) didominasi awan tebal sejak pagi, dengan potensi hujan pada siang hingga sore hari.
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca periode 20–23 Februari 2026, mengingatkan masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia
IKN untuk pertama kalinya menjadi lokasi rukyatul hilal penentuan 1 Ramadan 1447 H. BMKG Kaltim menyebut hilal belum terlihat karena masih di bawah ufuk.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini, 18 Februari 2026. Waspada potensi hujan petir di pagi dan siang hari serta hujan merata di seluruh wilayah.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved