Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang di Batam pada siang hingga malam hari, Jumat (20/2). Berdasarkan prakiraan cuaca harian di Batam, kondisi atmosfer di wilayah Kepulauan Riau masih dipengaruhi massa udara lembap serta pertumbuhan awan konvektif yang cukup signifikan sejak menjelang siang.
Situasi ini meningkatkan peluang terjadinya hujan sedang hingga lebat di sejumlah kecamatan di Batam dan sekitarnya.
Sejak pagi, langit Batam terpantau berawan dengan suhu udara berkisar 26–27 derajat Celsius dan tingkat kelembapan di atas 80 persen. Memasuki siang hari, pembentukan awan hujan diprakirakan semakin intens, terutama pada periode aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.
Sementara itu, prakirawan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika wilayah Kepulauan Riau menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini dipicu oleh tingginya kelembapan udara dan labilitas atmosfer di sekitar Kota Batam.
“Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan hujan tipe kumulonimbus yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat, terutama pada siang hingga malam hari,” ujar prakirawan BMKG.
BMKG juga menambahkan bahwa hujan yang turun dalam durasi lama dengan intensitas tinggi dapat meningkatkan risiko genangan dan banjir di wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal.
BMKG mengimbau warga agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba, termasuk hujan deras berdurasi singkat, kilat atau petir, serta hembusan angin kencang. Kondisi tersebut berisiko menimbulkan genangan di sejumlah titik rawan, banjir perkotaan, hingga tanah longsor di wilayah perbukitan dengan tutupan lahan minim vegetasi.
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian warga adalah perbukitan di wilayah Vitka, Tiban, yang diketahui dalam kondisi relatif gundul. Hujan dengan intensitas tinggi dikhawatirkan dapat memicu aliran air deras dan material tanah ke permukiman di bawahnya.
Untuk wilayah perairan sekitar Batam, tinggi gelombang diprakirakan berada pada kategori rendah hingga sedang, berkisar 1-1,3 meter. Meski demikian, angin kencang sesaat berpotensi memicu peningkatan gelombang secara tiba-tiba. Nelayan tradisional dan pengguna kapal kecil diminta meningkatkan kewaspadaan saat melaut.
Sehari sebelumnya, hujan deras menyebabkan sejumlah ruas jalan utama di Batam terendam banjir. Salah satu titik genangan terparah terpantau di jalur menuju Nagoya melalui Fly Over Sei Ladi, tepatnya di kawasan SPBU Kartini, Baloi. Ketinggian air mencapai betis orang dewasa dan mengalir cukup deras sehingga kendaraan harus melaju perlahan.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca di Batam dari kanal resmi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem. (H-4)
BATAM diperkirakan mengalami cuaca umumnya berawan pada Jumat, 27 Februari 2026. Meski pada pagi hari kondisi relatif cerah berawan, hujan berpotensi turun pada siang hingga sore hari.
BMKG Batam rilis prakiraan cuaca Kepri 18 Februari 2026. Waspada hujan petir di Bintan & Tanjungpinang serta gelombang laut hingga 2,1 meter.
BMKG rilis prakiraan cuaca Kepri 18 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang di Batam, Bintan, hingga Natuna. Cek detailnya di sini.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Bali memprediksi adanya potensi musim kemarau ekstrem di Bali pada 2026.
PRAKIRAAN cuaca Batam hari ini 12 Maret 2026, sebagian cerah hingga berawan pada pagi hari. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan disertai petir
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 12 Maret 2026 yakni hujan ringan-sedang masih berpeluang mengguyur di 29 daerah di Jawa Tengah menurut BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta, Kamis 12 Maret 2026.
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan di sebagian wilayah Indonesia kategori menengah hingga tinggi menjelang periode mudik dan libur Idul Fitri 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved