Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Hang Nadim Batam merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu (18/2/2026). Masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan karena kondisi cuaca yang berpotensi berubah secara mendadak.
Berdasarkan analisis atmosfer, BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca saat ini dipengaruhi oleh adanya pola belokan angin atau shearline di sekitar wilayah Kepulauan Riau. Fenomena ini mendukung pertumbuhan awan-awan hujan secara signifikan di wilayah tersebut.
BMKG secara khusus mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang. Wilayah ini diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang (20–50 mm/hari) yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
| Wilayah | Pagi Hari | Siang - Dini Hari | Suhu (°C) | Angin (km/jam) |
|---|---|---|---|---|
| Batam | Hujan Ringan | Berawan Tebal | 25 – 30 | 13 – 19 |
| Tanjungpinang | Hujan Ringan | Berawan Tebal | 25 – 30 | 13 – 18 |
| Bintan | Hujan Ringan | Berawan Tebal | 25 – 30 | 10 – 17 |
| Karimun | Berawan Tebal | Hujan Ringan | 25 – 30 | 4 – 18 |
| Lingga | Berawan Tebal | Berawan Tebal | 25 – 30 | - |
| Natuna | Berawan Tebal | Berawan Tebal | 25 – 30 | 18 – 24 |
| Anambas | Berawan Tebal | Berawan Tebal | 25 – 30 | 13 – 19 |
Bagi pengguna transportasi laut dan nelayan, BMKG melaporkan bahwa tinggi gelombang di perairan Kepri secara umum berada dalam kategori sedang, mencapai hingga 2,1 meter. Namun, pengecualian berlaku untuk perairan Karimun yang diprediksi memiliki kondisi gelombang lebih tenang.
Para nelayan di pesisir Batam mulai menyesuaikan aktivitas mereka dengan kondisi alam yang tidak menentu. Amin (47), seorang nelayan asal Tanjung Sekuang, mengaku lebih memilih menunda keberangkatan jika melihat tanda-tanda angin kencang. "Kapal kecil paling terasa kalau ombak sudah naik, lebih baik cari jalur aman," ungkapnya.
Hal ini disebabkan oleh posisi geografis Kepri yang dikelilingi lautan serta pengaruh pola angin seperti shearline (belokan angin) dan konvergensi yang memicu pertumbuhan awan hujan secara cepat.
BMKG memberikan peringatan khusus untuk wilayah Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang yang berpotensi mengalami hujan disertai petir dan angin kencang.
Tinggi gelombang diprakirakan mencapai kategori sedang, yaitu hingga 2,1 meter, terutama di wilayah perairan selain Karimun.
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memperingatkan potensi banjir pesisir atau banjir rob akibat fenomena fase perigee yang bertepatan dengan bulan purnama
Meski secara umum cuaca terpantau stabil, BMKG menyebut potensi hujan ringan masih berpeluang terjadi secara lokal di sejumlah wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved