Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jayapura terus melakukan sejumlah terobosan dalam pelayanannya. Salah satunya dengan Program Sagu Papua atau Siap Dampingi UMKM Papua yakni dengan turun langsung dan melakukan pendampingan kepada pengusaha terutama warga asli Papua yang punya inovasi dalam menciptakan produknya.
Seperti yang dilakukan tim yang dipimpin langsung Kepala BPOM Jayapura, Mojaza Sirait saat mengunjungi pabrik kosmetik berupa sabun, sampo, hand body lotion berbahan dasar buah merah dan tanaman endemik Papua dan sejumlah produk lainnya di Doyo Bambar, kabupaten Jayapura, Rabu (1/9).
"Kami datang dan melihat langsung pabrik sebagai tempat produksi kosmetik dari bahan buah merah. Kita ingin membantu mendampingi sehingga semua prosesnya. Apalagi apa yang dibuat disini sangat luar biasa, ada sabun dan shampo serta lotion yang terbuat dari bahan asli Papua berupa buah merah dan tumbuhan endemik lain yang tidak ada di daerah lain di Indonesia bahkan dunia," kata Mojaza Sirait.
Pria yang akrab disapa Mozes ini menjelaskan, pihak BPOM pada prinsipnya hanya sebagai pendampingan dan memberikan masukan agar proses produksi yang dilakukan bisa lebih mudah dan efektif. Dia menambahkan, perusahaan kosmetik milik J Yumin Wonda ini sudah mendaftarkan produk kosmetik sejak 2018 dan mendapatkan izin dari BPOM Jayapura setelah melalui proses secara aturan.
Di sisi lain, Yumin Wonda memberi apresiasi pada BPOM Jayapura yang datang dan memberi pendampingan dalam usahanya. "Kami sangat berterimakasih dengan kehadiran BPOM untuk mendampingi dan memberi masukan guna efektif dan efisien dalam pekerjaan produksi kami. Kami juga berharap kerjasama dan pendampingan seperti ini akan terus berjalan," kata Yumin.
Dia menuturkan, pabrik yang dikelolanya antara lain memproduksi sabun cair, sabun batang, sampo, hand body lotion, hingga cairan pencuci piring, lantai dan kaca. "Untuk sabun, sampo dan hand body lotion itu memang kita menggunakan bahan dari buah merah dan tanaman khas Papua. Kalau tanaman campuran lainnya, di daerah kami di Puncak Jaya disebut Wunggani," jelas Yumin Wonda. (OL-15)
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
POLRES Mamberamo Raya menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas sungai yang terjadi di Sungai Mamberamo dan mengakibatkan tiga orang warga dilaporkan hilang terbawa arus, Jumat (16/1).
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas Bibit Siklon Tropis 91W dan penguatan Monsun Asia yang meningkatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di jalur Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
Papua merupakan tanah yang sarat dengan nilai-nilai kedamaian
BPOM mencatat, suplemen ilegal dapat berasal dari pabrik-pabrik tersembunyi yang beroperasi di tengah permukiman padat dengan kondisi yang jauh dari standar Cara Pembuatan yang Baik (CPB).
TPID bersama Satgas Pangan bertugas menjamin kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok penting, sambil aktif mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan penimbunan
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan dan keberhasilan Kosmesia dalam mendampingi UMKM kosmetik melalui Proaktif yang digagas BPOM.
Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem distribusi produk yang aman, transparan, dan terpercaya.
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 di Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI) BPOM, Jakarta, Selasa (28/10
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) Taruna Ikrar menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemandirian farmasi nasional melalui pengembangan obat bahan alam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved