Selasa 31 Agustus 2021, 17:47 WIB

Pamekasan Tindak Lanjuti Teguran Mendagri soal Insentif Tenaga Kesehatan

Mohammad Ghazi | Nusantara
Pamekasan Tindak Lanjuti Teguran Mendagri soal Insentif Tenaga Kesehatan

MI/Muhammad Ghozi.
Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Sinovac kepada Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddruttamam, di Pendopo Ronggosukowati.

 

PEMERINTAH Kabupaten Pamekasan akan segera menindaklanjuti teguran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian soal insentif tenaga kesehatan daerah setempat yang belum direalisasikan. Namun bentuk tindak lanjut tersebut menunggu hasil evaluasi yang akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

Sekretaris Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Totok Suhartono, menyampaikan hal itu. "Kami akan segera melakukan evaluasi dan membahas langkah yang akan dilakukan," katanya, Senin (30/8).

Totok menjelaskan, surat teguran dari Mendagri Tito Karnavian itu diterima sebulan lalu. Dalam surat tersebut dijelaskan, berdasarkan data dari Kementerian Keuangan disebutkan pembayaran insentif tenaga kesehatan yang bersumber dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Tambahan tahun 2020 dan belum terealisasi sebesar Rp6,4 miliar atau 74,26% dari pagu Rp8,6 miliar.

Selain itu, insentif yang bersumber dari refocusing sebesar 8% dari Dana Alokasi Umum (DAU) atau Dana Bagi Hasil (DBH) 2021 yang dianggarkan dalam APBD 2021 sebesar Rp3,2 miliar. Bupati Pamekasan diminta segera melakukan langkah-langkah percepatan realisasi sisa BOK 2020 dan pembayaran insentif yang bersumber dari refocusing 8% dari DAU/DBH.

Dalam surat tersebut juga dinyatakan, jika alokasi APBD Pemkab Pamekasan tidak mencukupi untuk membayar kekurangan insentif tenaga kesehatan pada 2020 dan 2021, bupati diminta melakukan perubahan APBD 2021 dan diberitahukan kepada pimpinan DPRD setempat.

Baca juga: Pemkab Gianyar Bantah Disebut Mendagri Belum Bayar Insentif Nakes

Ketua Satgas Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirejo, Pamekasan, Syaiful Hidayat, mengaku seluruh tenaga kesehatan belum pernah menerima insentif, selain insentif dari pihak rumah sakit. "Sejak penanganan Covid, belum ada insentif selain dari internal rumah sakit," katanya. (OL-14)

Baca Juga

dok.Ant

Harga Cabai Rawit Di Bangka Masih Bertengger Rp97 Ribu Perkilo

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 20:57 WIB
HARGA cabai rawit di pulau Bangka Provinsi Bangka Belitung (Babel) masih tergolong tinggi, meski  sudag turun tetap tinggi dibanding...
dok.ist

OMG Jatim Beberkan Alasan Dukung Ganjar Pranowo Presiden 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 20:53 WIB
RIBUAN anak muda  gabungan dari  Kabupaten/ Kota Mojokerto, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Lamongan sepakat ikut serta dalam...
MI/Ruta Suryana

Organisasi Wanita di Kota Denpasar Dukung Kebaya Goes To UNESCO

👤Ruta Suryana 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 19:39 WIB
PERTIWI Indonesia Bali menjadi salah satu organisasi perempuan yang turut menyemarakkan perayaan HUT ke-77 Proklamasi RI dengan menggelar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya