Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Klaten, Jawa Tengah, antusias mengikuti vaksinasi massal Merdeka Candi Polres Klaten, Jawa Tengah, Selasa (10/8). Vaksinasi massal ini diikuti sekitar 1.250 warga Kabupaten Klaten.
Sementara itu, vaksinasi Merdeka Candi Polres Klaten digelar mulai Kamis (5/8) lalu di Gerai Polres Klaten. Serbuan vaksinasi massal ini akan
dilaksanakan sampai 16 Agustus 2021.
Saat ditemui Media Indonesia di sela pelaksanaan vaksinasi, Kapolres AKB Eko Prasetyo mengatakan, vaksinasi Merdeka Candi Polres Klaten diperuntukkan masyarakat umum.
Namun, pada serbuan vaksinasi massal hari pertama diprioritaskan untuk kelompok tani dan diikuti sebanyak 1.500 orang. Jumlah ini meliputi
vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua.
"Dari 1.500 warga yang divaksinasi dosis pertama sebanyak 1.000 orang dan dosis kedua 500 orang. Warga yang ikut serbuan vaksinasi ini dari berbagai wilayah di Kabupaten Klaten," jelasnya.
Kemudian, pelaksanaan vaksinasi hari kedua, Jumat (6/8), diikuti 1.200 warga. Dari jumlah itu, sebanyak 800 orang divaksinasi dosis pertama dan
400 orang suntik vaksin dosis kedua.
Sedangkan pada hari ketiga, Senin (9/8), Kapolres Eko Prasetyo menyebut 800 orang yang ikut vaksinasi dosis pertama dan 450 orang dosis kedua.
Peserta vaksinasi ini masyarakat umum.
Vaksinasi Merdeka Candi Polres Klaten akan berakhir pada 16 Agustus mendatang. Hingga saat ini capaian serbuan vaksinasi TNI-Polri yang
dilaksanakan Polres Klaten, total sekitar 21.000 orang. (OL-13)
Baca Juga: Perekonomian DIY Triwulan III 2021 Akan Tumbuh Melambat
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved