Senin 02 Agustus 2021, 17:35 WIB

Heriyanti belum Berstatus Tersangka

Dwi Apriani | Nusantara
Heriyanti belum Berstatus Tersangka

MI/DWI APRIANI
Kabid Humas Polda Sumatra Selatan Kombes Supriadi saat memberikan keterangan

 

 

TERKAIT kasus dana sumbangan Rp2 triliun, Polda Sumatra Selatan memberikan keterangan resmi, Senin (2/8) sore, lewat Kabid Humas Komisaris Besar Supriadi.

Dia menegaskan dana Rp2 triliun yang akan disumbangkan sebagai bantuan penanganan covid-19 masih dalam proses dan berbentuk bilyet giro. Pun hingga saat ini, Heriyanti, anak bungsu almarhum Akidi Tio masih dalam proses penyidikan di kantor Polda Sumsel.

"Tidak ada berita bohong atas bantuan dana tersebut. Akidi Tio ini benar adanya. Namun soal uang Rp2 triliun sedang dalam tahap penyelidikan oleh Direktorat Kriminal Umum Polda Sumsel. Sampai saat ini Heriyanti masih di ruang pemeriksaan," tegasnya.

Ia menjelaskan asal mula adanya bantuan tersebut yakni dari adanya
komunikasi antara Prof Hardi Darmawan yang merupakan dokter keluarga Akidi Tio pada 23 Juli lalu dengan Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri.
Bantuan ini merupakan pemberian dari keluarga Akidi Tio bukan
atas nama Kapolda melainkan secara perorangan.

Dalam komunikasi tersebut, ada pembicaraan mengenai bantuan uang Rp2
triliun itu. Eko Indra sendiri tidak mengenal Heriyanti. Ia hanya tahu Akidi Tio dan anak sulungnya, Ahong yang tinggal di Aceh.

"Jadi beliau (Eko Indra) tidak kenal dengan Heriyanti, hanya kenal dengan Akidi dan Ahong. Pada 26 Juli lalu, Kapolda mengundang forkopimda terkait penyerahan bantuan itu agar terbuka dan transparan. Kapolda selalu menyambut baik siapapun yang memberikan bantuan, karena selama ini memang kita selalu mendapat bantuan baik beras hingga oksigen dari berbagai pihak," lanjut Supriadi.

Supriadi menjelaskan sumbangan dari Akidi Tio rencananya akan
dikirimkan melalui bilyet giro. "Rencananya bantuan ini akan disalurkan melalui bilyet giro. Namun pada waktunya, bilyet giro ini belum bisa dicairkan karena ada teknis yang harus diselesaikan."

Karena itu, Heriyanti diundang ke Polda, bukan ditangkap. "Dia diundang untuk klarifikasi atas penyerahan bilyet giro ini dan sampai saat ini masih pemeriksaan soal bantuan itu," ujar dia.

Pihaknya membutuhkan waktu untuk bisa menyampaikan hasil pemeriksaan
tersebut. "Bilyet giro ini melalui Bank Mandiri, karena itu yang
bersangkutan ke Bank Mandiri. Kita tadi tunggu sampai jam 2 siang, maka
setelah itu kita undang yang bersangkutan ke Polda," ucapnya.

Terkait status, Supriadi mengatakan, Heriyanti belum bersatus tersangka
melainkan masih dalam proses pemeriksaan. "Status dia masih dalam proses pemeriksaan. Kita panggil yang bersangkutan ini untuk memastikan uang Rp2 triliun ada atau tidak," ucapnya.

Ia meminta kepada awak media untuk mendapatkan informasi hanya dari pihak yang berwenang di Polda Sumsel yakni dari Kapolda Sumsel langsung ataupun dari Dirkrimum dan Kabid Humas Polda Sumsel.

"Yang berwenang itu Kapolda, Dirkrimum sebagai pihak yang melakukan
pemeriksaan dan juga Kabid Humas. Jika ada informasi dari pihak lain, kami tidak bertanggungjawab," ucapnya.

Jika kasus ini nantinya terbukti sebagai berita bohong, lanjut Supriadi, pihaknya tentu akan memproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kita akan proses sesuai yang berlaku, tapi yang bersangkutan masih
diperiksa. Bilyet giro kan belum cair masih menunggu dana dan statusnya
belum masuk. kita juga nanti akan telusuri dari mana sumber dana bantuan ini," pungkasnya. (N-2)

Baca Juga

ANTARA/Rahmad

Sumsel Kebut Vaksinasi PMK sebelum Idul Adha

👤Dwi Apriani 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 21:40 WIB
Saat ini ada sebanyak 12.200 dosis vaksin PMK yang telah diterima Pemprov...
MI/HO

Sahabat Ganjar Hadiri Deklarasi dan Turnamen ML di Karawang dan Asahan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 21:27 WIB
Ketua DPC Karawang Yulan Megawati menyebutkan emak-emak di Karawang ini memiliki karakter pekerja keras dan penuh...
.

Dirreskrimsus Polda DIY Bekali Calon Perwira TNI AU Characrakter Building

👤RO/Micom 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 21:27 WIB
Era teknologi 4.0 menuju 5.0 tantangan akan semakin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya