Jumat 30 Juli 2021, 12:12 WIB

Tebing Tinggi Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Madya 

Apul Iskandar | Nusantara
Tebing Tinggi Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Madya 

MI/Apul Iskandar

 

KOTA Tebing Tinggi kembali membuktikan eksistensinya sebagai daerah yang mampu meraih prestasi membanggakan bagi masyarakatnya. Yaitu dengan meraih penghargaan prestisius Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2021 kategori Madya. 

Penghargaan KLA tersebut diberikan bagi kabupaten/kota yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak. Yakni melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Wali Kota Tebing Tinggi  Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan ucapan terimakasih atas capaian yang diraih dengan tetap bersinergi dan bekerja keras serta semakin meningkatkan hak, perlindungan, serta ramah kepada anak di Kota Tebing Tinggi.

"Kita harus tetap bersinergi bersama seluruh stakeholder dan bekerja keras, bahwa di dalam Kota Layak Anak, pertama pemenuhan hak-hak anak perlu kita pikirkan. Kedua, perlindungan kepada anak. Ketiga, ramah kepada anak dan anak sebagai pihak yang harus didengar," kata Umar Hasibuan saat menerima penghargaan yang dilangsungkan secara virtual di Ruang Aula Balai Kota Tebing Tinggi, Kamis (29/7). 

"Pembelajaran anak juga kita perhatikan, jangan sampai ada anak putus sekolah. Dinas Pendidikan harus membuka layanan anak-anak yang tidak sekolah dan putus sekolah. Kepada Dinas P3APM, siapkan Call Center untuk laporan anak-anak untuk bisa melakukan dialog dengan anak, apa permasalahan anak-anak secara detail", tambahnya. 

Dalam kesempatan tersebut Umar Hasibuan menyampaikan bahwa penghargaan merupakan suatu motivasi, namun bukan tujuan akhir. "Tujuan akhir adalah bagaimana anak mendapat tempat, mendapat perlindungan, mendapat keramahtamahan sehingga anak bisa tentram nyaman," pungkasnya. 

Evaluasi KLA diukur melalui 24 indikator yang mencerminkan implementasi atas 5 klaster substantif Konvensi Hak Anak yang meliputi pemenuhan hak sipil dan kebebasan anak, pemenuhan hak anak atas lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, pemenuhan hak anak atas kesehatan dan kesejahteraan, pemenuhan hak anak atas pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya serta perlindungan khusus anak.

Sedangkan apresiasi pelaksanaan KLA di daerah diberikan dalam 5 kategori. Yaitu mulai dari kategori Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan Kabupaten/Kota Layak Anak. (AP/OL-10)

Baca Juga

MI/Alexander P Taum.

Siswa Lembata Korban Badai Seroja Jalani PTM di Bawah Pohon

👤Alexander P Taum 🕔Minggu 26 September 2021, 11:50 WIB
Tampak tenda bantuan berwarna putih sudah mulai koyak. Debu tebal menempel di dinding tenda...
Antara/Syaiful Arif.

Jatim Bantah Ada Klaster Pembelajaran Tatap Muka

👤Faishol Taselan 🕔Minggu 26 September 2021, 11:30 WIB
Dari temuan 1.303 sekolah yang menjadi klaster covid-19 selama PTM terbatas, sebanyak 165 sekolah di antara angka itu atau 2,77% berada di...
MI/Kristiadi.

Kawanan Maling Bobol Minimarket Terekam CCTV

👤Kristiadi 🕔Minggu 26 September 2021, 11:15 WIB
Ia mengatakan aksi tercela itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB dini...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya