Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA anak kecil bernama Farida Nuraziah, 4 tahun dan Jihan Khairunisa, 10 tahun, meninggal dunia akibat ditimpa tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Teluk Pengkah, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Provinsi Jambi, Rabu (30/7) malam.
Kepala Polres Tanjungjabung Barat Ajun Komisaris Besar Agung Basuki membenarkan kejadian tersebut melalui Kapolsek Tebing Tinggi Ipda Andi Ilham, Kamis (31/7).
Dijelaskan, peristiwa tanah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WIB, Rabu malam. Kedua korban pada saat kejadian sedang bermain tenda-tendaan bersama dua anak lainnya, Naira dan Khaira pada bagian depan rumah milik warga bernama Suprapto.
Suprapto bersama anak laki-lakinya Dodi yang sedang berada di ruang bagian belakang sontak kaget dan bergerak cepat ke bagian depan rumahnya yang ambrol tertimbun tanah longsor. Naira dan Khaira ditemukan selamat. Namun Farida dan Jihan tidak kelihatan karena tertimbun tanah longsoran.
Dibantu anggota polisi, TNI dan warga setempat, sekitar pukul 22.00 WIB, Rabu malam, tubuh Farida dan Jihan berhasil dikeluarkan dari timbunan tanah longsor. Kedua korban yang terlihat tidak sadarkan diri dilarikan ke Puskesmas Pijoan baru, Tebing Tinggi. Namun, setiba di puskesmas, keduanya dinyatakan sudah meninggal dunia. (H-2)
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved