Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur menggelar serbuan vaksinasi covid-19 di 21 fasilitas kesehatan (faskes), Rabu (21/7). Terdiri dari 11 puskesmas dan 10 rumah sakit di seluruh wilayah Kota Kupang mulai pukul 08.00-14.Wita.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dokter Retnowati mengatakan, vaksinasi akan berlangsung selama tiga harisampai 23 Juli 2021 dengan total sasaran 7.000 orang.
"Puskesmas melayani sasaran dengan berbasis wilayah kerja, sedangkan rumah sakit atau klinik melayani dari semua wilayah Kota Kupang," ujarnya lewat keterangan tertulis yang diterima Media Indonesia.
Dokter Retnowati mengatakan kelompok sasaran pada serbuan vaksinasi ini adalah lansia, masyarakat umum, dan masyarakat rentan, dan pekerja publik. Adapun pelayanan mengunakan nomor antrean untuk menghindari kerumuman, serta nomor antrean didilengkapi waktu pelayanan.
Menurutnya, per 15 Juli 2021 vaksinasi dosis pertama di Kota Kupang baru mencapai 38,46% dan dosis kedua 16,72%. Data itu masih jauh dari target nasional 80% untuk terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity.(OL-13)
Baca Juga: Pemkot Tasikmalaya Targetkan Vaksinasi Pelajar Awal Agustus
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved