Selasa 22 Juni 2021, 19:21 WIB

17 ASN Positif Covid-19 Kompleks Balai Kota Bogor Ditutup Sepekan

Mediaindonesia.com | Nusantara
17 ASN Positif Covid-19 Kompleks Balai Kota Bogor Ditutup Sepekan

Antaranews.com
Walikota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya.

 

Wali Kota Bogor Bima Arya memutuskan menutup sementara kompleks balai kota selama sepekan, setelah ditemukan 27 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor terkonfirmasi positif COVID-19.

Bima Arya, di Balai Kota Bogor, Selasa (22/6) mengatakan kompleks balai kota akan ditutup mulai Rabu (23/6). "Kantor Pusat Pemerintahan Kota Bogor dan beberapa kantor dinas lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Bogor akan disterilkan selama sepekan ke depan," kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor itu.

Menurut dia, selama penutupan sementara Kompleks Balai Kota Bogor, ASN akan bekerja dari rumah atau WFH.

Bima Arya menjelaskan, sebanyak 27 ASN yang terpapar COVID-19 berasal dari delapan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.

"Untuk mencegah agar tidak lebih banyak ASN terpapar COVID-19, saya menginstruksikan balai kota dan beberapa kantor dinas ditutup sementara. ASN-nya bekerja dari rumah," katanya.

Solusi yang dilakukan pada beberapa dinas yang turut ditutup sementara adalah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) pelayanannya dilakukan secara online. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) pelayanannya melalui kantor kecamatan.

Selama penutupan sementara, kompleks balai kota dan beberapa dinas lainnya, dilakukan penyemprotan disinfektan oleh petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor untuk sterilisasi. "Perkantoran lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Bogor melakukan penyesuaian jam kerja bagi ASN-nya," katanya.

Sebanyak 27 ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bogor terpapar COVID-19, setelah terjadi lonjakan kasus COVID-19 di Kota Bogor sejak pekan lalu.

Bima Arya menyebutkan, ada dua penyebab melonjaknya kasus COVID-19 di Kota Bogor, yakni dari klaster luar kota dan klaster keluarga. "Klaster keluarga ini kalau dibedah lagi juga berasal dari klaster luar kota, yakni warga Kota Bogor yang bekerja di luar kota dan tertular COVID-19," katanya.

Untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Kota Bogor, Bima Arya mengingatkan seluruh warga untuk mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan dan selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (Ant/OL-12)

Baca Juga

ANTARA/Fikri Yusuf

Jumlah Warga yang Telah Dapat Vaksin Covid-19 Dosis Kedua di Bali Hampir 1 Juta

👤Arnoldus Dhae 🕔Senin 02 Agustus 2021, 08:59 WIB
Gubernur Bali I Wayan Koster sesungguhnya membulatkan target penduduk di Bali yang akan divaksin sebanyak 3 juta orang dari total penduduk...
MI/Djoko Sardjono

Ratusan Pasien Covid-19 Klaten Dievakuasi ke Asrama Haji Donohudan

👤Djoko Sardjono 🕔Senin 02 Agustus 2021, 08:02 WIB
Evakuasi warga berstatus orang tanpa gejala (OTG) atau bergejala ringan ke Asrama Haji Donohudan itu merupakan pelaksanaan manajemen...
MI/Gabriel Langga

Pandemi Buat Minat Kursus Menjahit Kalangan Muda di Sikka Meningkat

👤Gabriel Langga 🕔Senin 02 Agustus 2021, 07:28 WIB
"Sejak pandemi ini, banyak sekali yang datang mengikuti kursus menjahit di lembaga saya yang datang dari kalangan muda yang berasal...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pembangunan Berkelanjutan demi Keselamatan Bersama

 Sektor keuangan memiliki peran besar dalam mengarahkan perubahan menuju penerapan green economy

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya