Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
Pasien konfirmasi positif terpapar COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sehari terakhir bertambah 117 orang, sehingga total kasus hingga hari Senin menjadi 15.595 orang.
Satuan Tugas Penanggulangan COVID-19 Bantul dalam keterangan resmi di Bantul, Senin (14/6), menyebut tambahan kasus baru itu rinciannya dari Kecamatan Banguntapan 31 orang, disusul Kasihan 18 orang, kemudian Sewon 14 orang, dan Imogiri 12 orang.
Selanjutnya dari Pajangan, Bantul, Sedayu masing-masing sembilan orang, dari Dlingo tiga orang, Pleret tiga orang, sisanya dari Sanden, Pandak, dan Jetis masing-masing dua orang, serta Srandakan, Pundong, dan Piyungan masing-masing satu orang.
Meski demikian dalam periode tersebut terdapat pasien COVID-19 yang sembuh berjumlah 97 orang dari Kasihan 21 orang, Sedayu 20 orang, Sewon 11 orang, dan Pandak 10 orang, serta Jetis sembilan orang, dan Banguntapan delapan orang, Imogiri empat orang, serta Pleret tiga orang.
Sisanya dari Sanden, Kretek, Bantul, dan Dlingo masing-masing dua orang, kemudian dari Pundong, Bambanglipuro, dan Piyungan masing-masing satu orang. Dengan demikian total kasus pulih dari COVID-19 secara akumulasi berjumlah 13.929 orang.
Sedangkan untuk kasus konfirmasi COVID-19 yang meninggal dunia pada hari ini ada dua orang dari Kecamatan Banguntapan dan Sewon, sehingga total kasus kematian di Bantul berjumlah 396 orang.
Dengan perkembangan kasus harian itu, maka data pasien COVID-19 aktif domisili Bantul yang masih menjalani isolasi maupun perawatan dokter di beberapa rumah sakit rujukan per Senin (14/6) berjumlah 1.270 orang.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengajak masyarakat Bantul untuk bersama-sama memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam sehari-hari.
"Kemudian disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas," kata Bupati Bantul. (Ant/OL-12)
Dana Keistimewaan DIY 2026 akan dipangkas lebih dari 50% hingga menjadi Rp500 miliar Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan, berat jika harus melakukan lobi-lobi
PEMERINTAH pusat merencanakan pengurangan Dana Keistimewaan (Danais) bagi DIY, sebesar 50%, Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto mengatakan pemda perlu mencari sumber dana lain
KASUS Leptospirosis di Kota Yogyakarta dilaporkan meningkat signifikan meski musim hujan telah berakhir. Diduga, peningkatan kasus tersebut berkaitan dengan persoalan sampah.
Merayakan Hari Kemerdekaan. Indonesia bisa dengan mendatangi beragam tempat bersejarah dan sarat makna budaya.
Landasan hukum untuk menindak tegas fenomena ini sudah ada, yaitu Instruksi Gubernur DIY Nomor 5 Tahun 2024 tentang Optimalisasi Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.
Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier berkunjung ke Yogyakarta, Magelang, dan Semarang di Jawa Tengah pada 11-13 Agustus 2025.
DUA mayat perempuan ditemukan di sungai dalam seminggu terakhir, Mayat pertama ditemukan warga pada Selasa (1/4) siang, di Sungai Code, Bantul, Mayat kedua ditemukan warga di Sungai Progo
Sebelumnya, PSS berencana menggelar laga laga kandang di Stadion Sultan Agung, Bantul. Namun kemudian Pemkab Bantul mengurungkan izin penyelenggaraan laga tersebut.
Dengan adanya pengiriman ini katanya, diharapkan penanganan dan pencegahan meluasnya PMK di Bantul bisa segera diatasi dan dihentikan.
Selama bulan Januari 2025, destinasi Bantul yang dikelola Dinas Pariwisata dikunjungi 232.802 orang, dengan terbanyak di kawasan Pantai Parangtritis sebanyak 204.092 orang.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menilai salah satu penyebab jebolnya bendungan di Kelurahan Trimurti, Bantul, Yogyakarta karena penambangan pasir.
Diakuinya, vaksin tersebut belum cukup untuk disuntikkan ke seluruh sapi di Bantul. Pasalnya, total sapi di Bantul berjumlah sekitar 70 ribu ekor.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved