Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ORANG dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan kalangan disabilitas di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bakal segera mendapatkan vaksinasi Covid-19. Hal itu dilakukan menyusul diterimanya lagi vaksinasi covid-19 jenis Sinofarm sebanyak 4.150 vial, Rabu (2/6).
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, mengatakan prioritas vaksinasi yang diterima saat ini untuk kalangan ODGJ dan disabilitas. Untuk kalangan disabilitas, vaksin akan didistribusikan melalui puskesmas-puskesmas.
"Kalau untuk ODGJ nanti kita koordinasi dengan yayasan-yayasan atau panti. Seperti KSJ (Komunitas Sehat Jiwa) dan lainnya," jelas Yusman, Rabu (2/6).
Hasil pendataan, lanjut Yusman, jumlah ODGJ di Kabupaten Cianjur tercatat lebih kurang 3.200 orang. Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur menargetkan bisa memvaksinasi sekitar 60% dari jumlah ODGJ.
"Kalau untuk disabilitas kami belum ada datanya. Tapi kami sudah menginstruksikan setiap puskesmas untuk mendata," ungkapnya.
Dari jumlah sebanyak 4.150 vial vaksin yang diterima, sebut Yusman, sebanyak 70% atau sekitar 2.900-an vial akan disebar ke setiap puskesmas. Sisanya sekitar 30% akan disimpan sebagai cadangan. "Yang sisa sekitar 30% kami jadikan buffer stock," sebutnya.
Yusman berharap distribusi vaksinasi selanjutnya bisa berjalan dengan lancar. Sehingga cakupan vaksinasi bagi semua kalangan di Kabupaten Cianjur bisa dipercepat.
"Mudah-mudahan tidak telat pendistribusian sehingga agenda vaksinasi bisa sesuai jadwal," pungkasnya.
Staf Kefarmasian Instalasi Farmasi Kabupaten Cianjur, Muhammad Rizal Sasmita Putra, menjelaskan vaksinasi yang diterima kali ini merupakan pengiriman ke-10. Distribusi vaksin yang diterima kali ini sebanyak 4.150 vial.
"Pendistribusian vaksinasi dimulai sejak Februari 2021. Ini yang keberapa kalinya," tutur Rizal.
Satu vial vaksinasi sama dengan 10 dosis. Jadi, 4.150 vial itu sebanyak 41.500 dosis. "Nanti kami akan distribusikan ke puskesmas-puskesmas serta untuk vaksinasi massal," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: DKI Uji Coba Pembukaan Karaoke, Pengunjung Wajib Tes Antigen
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved