Jumat 07 Mei 2021, 13:55 WIB

TNI Tegaskan Tidak Kerahkan Tank untuk Menghalau Pemudik

Antara | Nusantara
TNI Tegaskan Tidak Kerahkan Tank untuk Menghalau Pemudik

ANTARA FOTO/Novrian Arbi
Tank milik TNI AD

 

MARKAS Besar TNI Angkatan Darat membantah telah mengerahkan kendaraan lapis baja atau tank untuk melakukan penyekatan larangan mudik di perbatasan Bekasi-Bogor, Jawa Barat, seperti viral di media sosial.
 
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Tatang Subarna ketika dikonfirmasi, di Jakarta, Jumat mengatakan, keberadaan tank dan sejumlah prajurit TNI di lokasi tersebut untuk melakukan latihan.
 
Lokasi latihan itu pun, kata dia, jaraknya tak jauh dengan lokasi penyekatan arus mudik. "Itu kegiatan latihan, kebetulan jaraknya dekat dengan tempat penyekatan arus mudik," kata Tatang.
 
Menurut dia, prajurit TNI Angkatan Darat itu memang rutin melakukan latihan di wilayah itu. "Rutin latihan untuk memelihara kemampuan baik personelnya juga alatnya ya," kata Jenderal bintang satu ini.

Baca juga: Pemerintah Perlu Antisipasi Kerumunan di Pasar, Mal Jelang Lebaran
 
Sebelumnya, viral beredar video yang menunjukkan tank milik TNI digunakan pada masa penyekatan larangan mudik. Dalam video itu, sebuah tank baja milik TNI tampak disiagakan di pinggir jalan.
 
Suara dalam video berdurasi 30 detik itu menyebut kegiatan itu adalah penyekatan mudik di perbatasan Bogor-Bekasi.
 
Namun Tatang menegaskan tank baja yang terekam dalam video itu tidak digunakan untuk penyekatan.
 
Dalam kesempatan itu, Tatang juga menjelaskan tank tersebut tidak terlalu lama terparkir di wilayah tersebut. Begitu selesai latihan, tank itu akan kembali ke markas.
 
"Hanya saat itu saja," demikian Tatang Subarna.
 
Pemerintah resmi melarang mudik Lebaran selama 12 hari terhitung sejak 6-17 Mei 2021. Kebijakan ditempuh sebagai langkah pencegahan penularan virus COVID-19. Polisi pun melakukan Operasi Ketupat 2021 yang ditujukan untuk menyekat pemudik selama masa larangan berlangsung.(OL-4)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Peringati Hari Santri, Sahabat Ganjar Bantu Pesantren 

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 23:17 WIB
"Kami mulai dari Tegal, sebagai pembuka rangkaian kegiatan grebek ponpes dengan tema santri kreatif santri muda inspiratif," kata...
Dok. Pribadi

Siswa SMA ini Ikut Bantu Buka Akses Air Bersih di NTT 

👤ediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 23:08 WIB
Carolene pun berkolaborasi mengusung program Water For...
MI/DJOKO SARDJONO

Tangani Covid-19, Klaten Gandeng Ulama, Umara, dan FKUB

👤Djoko Sardjono 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 22:10 WIB
Silaturahmi dengan sejumlah elemen digelar karena masih ada warga di Klaten yang menolak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya