Kamis 28 April 2022, 13:40 WIB

ASN di Cianjur Dilarang Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik

Benny Bastiandy | Nusantara
ASN di Cianjur Dilarang Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik

MI/Benny Bastiadi
Bupati Cianjur Herman Suherman

 

KALANGAN aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, dilarang menggunakan fasilitas kendaraan dinas untuk keperluan mudik pada Idulfitri 1443 Hijriyah. Jika ada yang melanggar, tentu akan dihadapkan dengan sanksi.

Bupati Cianjur Herman Suherman menuturkan pada Idulfitri 1443 Hijriyah, pemerintah memberikan berbagai pelonggaran terhadap kebijakan mudik. Kondisi itu tak terlepas lantaran saat ini kasus penyebaran covid-19 cenderung terkendali.

"Silakan (ASN) mudik, tapi tidak boleh menggunakan kendaraan dinas," tegas Bupati Herman, Kamis (28/4).

Bentuk sanksi bagi ASN yang melanggar kebijakan itu, sebut Herman, akan disesuaikan dengan aturan berlaku. Herman menyerahkan sepenuhnya bentuk pengawasan itu ke Inspektorat Kabupaten Cianjur.

"Risikonya nanti ditindaklanjuti dengan aturan. Nanti Inspektorat yang akan menindaklanjutinya," ucap Herman.

Herman juga menginstruksikan para tenaga kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit agar tidak mengambil cuti atau libur saat Lebaran. Langkah itu merupakan upaya penanganan cepat seandainya terjadi penyebaran covid-19 saat libur Lebaran.

"Para tenaga kesehatan, khususnya di semua puskesmas yang ada di Kabupaten Cianjur tidak boleh cuti dan harus ada di tempat. Sehingga nanti mereka (petugas kesehatan) bisa menangani cepat seandainya ada yang terindikasi membawa penyakit dan belum divaksin," pungkasnya.

Sekretaris Badan Kepegawai dan Pengembangan SDM Kabupaten Cianjur; Heri Farid, berdasarkan Surat Edaran Bupati Cianjur Nomor 058/2905/Org tertanggal 13 April 2022 yang merupakan turun SE Menteri PAN-RB, cuti dan libur ASN dimulai sejak 29 April hingga 9 Mei 2022. Sedangkan pada 1-2 Mei 2022 merupakan libur nasional bersamaan Idulfitri 1443 Hijriyah.

"Jadi PNS itu masuk kembali kerja pada 9 Mei 2022," terang Heri, Kamis (28/4).

Heri mengaku saat nanti awal masuk kerja pascacuti dan libur Idulfitri 1443 Hijriyah, tim BKPSDM akan melaksanakan sidak ke semua perangkat daerah. Langkah itu sebagai upaya memantau absensi kalangan ASN setelah menjalani cuti dan libur panjang.

"Tapi pada prinsipnya kita sudah menggunakan absensi elektronik berupa face print. Jadi secara data elekronik secara otomatis tercatat pada server kita. Jam berapa dia (ASN) masuk jam berapa untuk pulang," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: One Way dan GaGe Diterapkan Hari Ini, Korlantas Ajak Pemudik Tertib Taati Aturan

Baca Juga

ANTARA/Andreas Fitri

Gubernur DIY Terima Bintang Tanda Jasa dari Kaisar Jepang

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 23:10 WIB
Tanda jasa itu diserahkan oleh Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji kepada Sri Sultan, disaksikan GKR Hemas bersama...
Dok. Pribadi

Legislator : Puncak Jaya Harus Masuk DOB Papua Pegunungan Tengah, Bukan Papua Tengah

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Selasa 28 Juni 2022, 22:52 WIB
Agus menegaskan keputusan tersebut tidak tepat karena secara rentang kendali dan kemudahan akses, Kabupaten Puncak Jaya lebih tepat masuk...
ANTARA

1.400 Sapi Di Kuningan Telah Divaksin PMK

👤Nurul Hidayah 🕔Selasa 28 Juni 2022, 22:05 WIB
RIBUAN sapi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat sudah mendapatkan vaksinasi untuk pencegahan penyakit mulut dan kaki...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya