Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
STOK beras di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, selama Ramadan hingga Idul Fitri1442 Hijriah dipastikan aman. Kepastian itu mengacu kepada perkiraaan produksi selama bulan ini melebihi dari perkiraan kebutuhan konsumsi masyarakat.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, Abdul Hanan menjelaskan perkiraan produksi ketersediaan beras di Kabupaten Cianjur pada April atau selama Ramadan mencapai kisaran 25.489 ton. Sedangkan perkiraan kebutuhan konsumsi di kisaran 21.848 ton.
"Jadi, neraca kita ada ketersediaan (surplus) sebanyak 3.641 ton," kata Hanan, Minggu (25/4).
Secara global, kata Hanan, selama Januari-Maret 2021, tingkat kebutuhan konsumsi beras masyarakat Kabupaten Cianjur sekitar 46.578 ton. Kebutuhan tersebut sudah terpenuhi karena produksi beras selama periode tersebut mencapai 230.338 ton.
"Jadi kita masih ada sisa 183.760 ton. Jadi, menghadapi Ramadan dan Lebaran ini kita masih siap memenuhi kebutuhan 2,4 juta jiwa warga Cianjur," ungkapnya.
Hanan menyebutkan dari 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur, terdapat 3 kecamatan yang cenderung minim produksi. Penyebabnya, lahan persawahan di tiga wilayah tersebut masih cukup kurang.
"Ketiga wilayah itu yakni Kecamatan Cianjur, Pacet, dan Cipanas. Tapi pada prinsipnya produksi beras mencukupi bahkan surplus karena ada semacam subsidi silang dari kecamatan lain yang produksinya cukup banyak," jelas Hanan.
baca juga: Stok pangan beras
Komoditas pangan strategis lainnya yang diperkirakan stoknya mencukupi antara lain jagung sebanyak 1.448 ton, bawang merah sebanyak 273 ton, cabai merah besar sebanyak 1.453 ton, cabai rawit 1.997 ton, daging sapi sebanyak 214 ton, daging ayam sebanyak 6.790 ton, dan telur ayam sebanyak 2.822 ton. Hanan mengaku sudah melaksankan rapat koordinasi lintas sektoral mengenai
kondisi perkembangan di lapangan.
"Hasil rapat koordinasi, kalau stok dipastikan aman hingga Ramadan. Namun untuk harga sifatnya fluktuatif. Kalau permintaan naik, harga juga pasti naik," tandasnya. (OL-3)
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Salah satu komoditas yang menjadi sorotan utama dalam pengawasan ini adalah gas elpiji tabung 3 kilogram.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan stok pangan aman menjelang Imlek, Ramadhan, hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
MENTERI Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan memberikan harapan membuncah bagi masyarakat terkait stok bahan pangan melimpah sampai Lebaran 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved