Kamis 08 April 2021, 06:39 WIB

Gairahkan Warga Berbelanja, Pebisnis di Yogya Bagikan Voucher

Ardi Teristi Hardi | Nusantara
Gairahkan Warga Berbelanja, Pebisnis di Yogya Bagikan Voucher

ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Pedagang kaki lima menata dagangannya usai mengikuti vaksinasi di Malioboro, Yogyakarta, Jumat (5/2/2021).

 

PELAKU bisnis di Yogyakarta punya cara unik untuk meningkatkan omzet mereka di saat pandemi. Caranya, mereka bergotong royong untuk membagi-bagikan voucher lewat aplikasi Djuragan Voucher.

CEO D'paragon, Syarief Hidayat menyampaikan, gotong-royong voucher membuat  pelaku usaha tidak perlu mengeluarkan biaya promo dan pemasaran yang besar di tengah kondisi sulit sekarang ini.

"Masing-masing pelaku usaha menerbitkan voucher berupa potongan arga," kata pria yang akrab disapa Dayat dalam keterangan tertulis, Rabu (7/4).


Dayat menyebut voucher-voucher dari para pebisnis di Yogyakarta  tersebut dapat diakses dalam satu aplikasi, yaitu Djuragan Voucher. Dengan cara ini, konsumen pun bisa lebih praktis mengakses voucher-voucher yang ditawarkan.

"Konsumen tentu akan semakin tertarik dan merasa ringan (dengan
voucher-voucher yang ada) saat berbelanja hanya lewat satu aplikasi," kata
dia.

Voucher yang diberikan bermacam-macam, dari hospitality, batik, hingga
kuliner.

Dayat mencontohkan, D'paragon memiliki program voucher di Djuragan Voucher. Program tersebut sangat membantu D’Paragon dalam bertahan selama pandemi ini. Dengan voucher menginap dan ngekost gratis melalui voucher, konsumen tentu akan sangat diringankan ketika tinggal di D'paragon.

Strategi gotong royong berbasis voucher, terang Dayat, bisa  meningkatkan kunjungan kosumen,  memperluas segmentasi konsumen, hingga meningkatkan nilai uang konsumen agar omset meningkat pada masa pandemi.

Dengan semakin banyaknya skema potongan harga, daya beli masyarakat
tentunya akan meningkatkan. Harapannya, pertumbuhan ekonomi secara nasional juga akan membaik.

Pelaku usaha toko batik di Yogyakarta, Santi sependapat dengan yang
disampaikan Dayat. Pihaknya mampu memberikan berbagai program voucher
discount kepada konsumen.

Duta Niaga Batik Adiningrat, Eko Wahyudi menyebut, gotong royong voucher ini membantu penjualan sekaligus promosi.

"Ini akan saling menguntungkan antara tempat usaha yang satu dengan yang lain," ungkap Eko.

baca juga: Bulog Aceh Gelar Pasar Murah Sembako

Manager Sate Pak Jede, Haris Hermawan menyampaikan, omset usahanya pada masa pandemi ini terbantu dengan adanya gotong royong voucher. Ia
membagikan voucher makan ke tamu-tamu  yang menginap atau tinggal di
Djuragan Kamar dan D'paragon.

"Melalui voucher, konsumen dapat diundang ke lapak usahanya. Ketika voucher digunakan, penambahan omsetpun langsung terjadi," tutup Haris. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Gabriel Langga

Kemenkes Pastikan Puskesmas Terdampak Siklon Seroja Beroperasi

👤Atalya Puspa 🕔Senin 19 April 2021, 10:41 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Messerassi B. V. Ataupah mengatakan wilayah dengan korban yang banyak ada di Adonara Kabupaten Flores...
lampost.co

Polisi Ringkus Dua Pelaku Begal Anak Bupati Brebes, Satu Ditembak

👤Supardji Rasban 🕔Senin 19 April 2021, 10:01 WIB
Anak bupati Brebes, El Santi Nabila mengalami trauma akibat kejadian...
MI/Amiruddin Abdullah Reubee

Harga Turun, Petani Sawit di Aceh Lesu

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Senin 19 April 2021, 09:43 WIB
"Bulan lalu harganya sudah mencapai Rp 1.850 per kilo, kini menurun sangat jauh yaitu Rp1.400 per kg. Kami tidak tahu mengapa bisa...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jalan Tol dan PKT untuk Ekonomi yang Lebih Baik

Pembangunan jalan tol sejatinya berpengaruh terhadap roda perekonomian bahkan sejak mulai tahap perencanaan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya