Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Yogyakarta kini memiliki cara baru yang ramah lingkungan sekaligus menguntungkan dalam mengelola limbah rumah tangga. PT Pertamina Patra Niaga resmi meluncurkan program MyPertamina UCollect (Used Cooking Oil Collection) Box, sebuah inisiatif pengumpulan minyak jelantah yang dapat dikonversi menjadi saldo digital MyPertamina.
Program ini diresmikan bersamaan dengan pembukaan Kampoeng Ramadhan Jogokariyan di Masjid Jogokariyan, Kota Yogyakarta, Rabu (18/2).
Sebagai mitra teknis, Pertamina menggandeng PT Noovoleum Indonesia Investama untuk mengelola pengumpulan minyak bekas tersebut.
Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.
Ia menyebutkan, inisiatif serupa sebelumnya sukses dilaksanakan di Semarang dengan total pengumpulan mencapai 143.545 liter minyak jelantah atau senilai sekitar Rp796 juta dalam kurun waktu enam bulan.
"Kami lanjutkan penempatan U-Collect di Yogyakarta sebagai langkah nyata kami dalam mendorong pengelolaan limbah jelantah yang lebih ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat," ujar Taufiq, Senin (23/2).
Masyarakat yang berpartisipasi akan mendapatkan imbalan sebesar Rp5.500 untuk setiap satu liter minyak jelantah yang disetorkan.
Proses penukarannya pun dirancang praktis melalui aplikasi MyPertamina. Pengguna cukup memilih menu Sustainability Corner, mengklik opsi "ubah minyak jelantah jadi rupiah", memindai barcode yang tersedia, lalu memasukkan minyak ke dalam box yang telah disediakan.
"Melalui mekanisme digital ini, proses penukaran minyak jelantah menjadi lebih praktis, transparan, dan tercatat secara sistem," tambah Taufiq.
Saat ini, Pertamina telah menempatkan 10 unit U-Collect Box yang tersebar di titik-titik strategis, seperti SPBU 41.551.01 Coco Lempuyangan, Masjid Jogokariyan, SPBU 44.552.04 Maguwo, SPBU 44.551.01 Dukuh, SPBU 41.552.02 Coco Cokroaminoto, SPBU 44.552.08 Monjali, SPBU 44.551.18 Piramid, SPBU 44.555.35 UII, SPBU 41.552.01 Coco Adisucipto, dan SPBU 44.552.01 Mulungan Mlati.
Lokasi-lokasi tersebut dipilih berdasarkan kepadatan penduduk serta kedekatan dengan pasar dan sentra kuliner.
Inisiatif ini disambut antusias warga, salah satunya Ricca Pricillia, 31, seorang pedagang gorengan di Jogokariyan.
"Ini sangat bermanfaat dan lebih ramah lingkungan," ungkapnya.
Harapan serupa juga disampaikan oleh Kuntadi, pelaku usaha ayam goreng asal Kulonprogo yang berharap program ini dapat segera diperluas hingga ke wilayahnya agar lebih banyak masyarakat yang terbantu dalam mengolah limbah minyak goreng. (Z-1)
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyalurkan tambahan pasokan gas elpiji 3 kg lebih dari 9 juta tabung di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pasokan BBM di kawasan tersebut disuplai dari Fuel Terminal Maos, Kabupaten Cilacap. Selama periode Satgas Rafi, Pertamina menambah stok BBM sekitar 4 hingga 5 persen.
309 SPBU yang berada di jalur potensial beroperasi 24 jam. Sebanyak 59 unit mobile storage yang disiagakan sebagai SPBU kantong/ cadangan suplai BBM.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menggelar Sosialisasi Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 wilayah Bandung dan Priangan Timur secara online Selasa (10/3).
Sebagai tambahan layanan darurat, Pertamina juga menyiagakan layanan motoris yang bertugas membantu pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
PT Pertamina Lubricants (PTPL) menghadirkan berbagai program Ramadan & Idulfitri (RAFI) 2026 dengan tema “Energi Berbagi, Menjaga Setiap Perjalanan.”
Minyak ini sering dipakai kembali untuk menghemat biaya, tetapi sebenarnya kurang baik untuk kesehatan jika digunakan terlalu sering.
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap mencatat sejarah baru dengan mengirimkan perdana produk Pertamina Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang berbahan baku minyak jelantah
ANGGOTA Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Darmadi Durianto mengatakan akan mencari solusi soal polemik penghentian ekspor minyak jelantah.
PENGEPUL minyak jelantah yang tergabung dalam Gabungan Pengepul Minyak Jelantah Indonesia (GPMJI) menggeruduk kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag)
Gabungan Pengepul Minyak Jelantah Indonesia melakukan protes kepada Kementerian Perdagangan terkait pelarangan ekspor minyak jelantah atau used cooking oil (UCO).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved