Headline

Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.

Ubah Minyak Jelantah Jadi Rupiah, Pertamina Hadirkan U-Collect Box di Yogyakarta

Ardi Teresti Hardi
23/2/2026 11:24
Ubah Minyak Jelantah Jadi Rupiah, Pertamina Hadirkan U-Collect Box di Yogyakarta
Seorang warga menyetorkan minyak jelantah di MyPertamina UCollect (Used Cooking Oil Collection) Box di Yogyakarta(MI/Ardi Teristi Hardi)

WARGA Yogyakarta kini memiliki cara baru yang ramah lingkungan sekaligus menguntungkan dalam mengelola limbah rumah tangga. PT Pertamina Patra Niaga resmi meluncurkan program MyPertamina UCollect (Used Cooking Oil Collection) Box, sebuah inisiatif pengumpulan minyak jelantah yang dapat dikonversi menjadi saldo digital MyPertamina.

Program ini diresmikan bersamaan dengan pembukaan Kampoeng Ramadhan Jogokariyan di Masjid Jogokariyan, Kota Yogyakarta, Rabu (18/2). 

Sebagai mitra teknis, Pertamina menggandeng PT Noovoleum Indonesia Investama untuk mengelola pengumpulan minyak bekas tersebut.

Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan limbah yang bertanggung jawab. 

Ia menyebutkan, inisiatif serupa sebelumnya sukses dilaksanakan di Semarang dengan total pengumpulan mencapai 143.545 liter minyak jelantah atau senilai sekitar Rp796 juta dalam kurun waktu enam bulan.

"Kami lanjutkan penempatan U-Collect di Yogyakarta sebagai langkah nyata kami dalam mendorong pengelolaan limbah jelantah yang lebih ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat," ujar Taufiq, Senin (23/2).

Masyarakat yang berpartisipasi akan mendapatkan imbalan sebesar Rp5.500 untuk setiap satu liter minyak jelantah yang disetorkan. 

Proses penukarannya pun dirancang praktis melalui aplikasi MyPertamina. Pengguna cukup memilih menu Sustainability Corner, mengklik opsi "ubah minyak jelantah jadi rupiah", memindai barcode yang tersedia, lalu memasukkan minyak ke dalam box yang telah disediakan.

"Melalui mekanisme digital ini, proses penukaran minyak jelantah menjadi lebih praktis, transparan, dan tercatat secara sistem," tambah Taufiq.

Saat ini, Pertamina telah menempatkan 10 unit U-Collect Box yang tersebar di titik-titik strategis, seperti SPBU 41.551.01 Coco Lempuyangan, Masjid Jogokariyan, SPBU 44.552.04 Maguwo, SPBU 44.551.01 Dukuh, SPBU 41.552.02 Coco Cokroaminoto, SPBU 44.552.08 Monjali, SPBU 44.551.18 Piramid, SPBU 44.555.35 UII, SPBU 41.552.01 Coco Adisucipto, dan SPBU 44.552.01 Mulungan Mlati.

Lokasi-lokasi tersebut dipilih berdasarkan kepadatan penduduk serta kedekatan dengan pasar dan sentra kuliner. 

Inisiatif ini disambut antusias warga, salah satunya Ricca Pricillia, 31, seorang pedagang gorengan di Jogokariyan. 

"Ini sangat bermanfaat dan lebih ramah lingkungan," ungkapnya.

Harapan serupa juga disampaikan oleh Kuntadi, pelaku usaha ayam goreng asal Kulonprogo yang berharap program ini dapat segera diperluas hingga ke wilayahnya agar lebih banyak masyarakat yang terbantu dalam mengolah limbah minyak goreng. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya