Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

12 Bahaya Minyak Jelantah untuk Kesehatan

Reynaldi Andrian Pamungkas
12/2/2026 23:30
12 Bahaya Minyak Jelantah untuk Kesehatan
Berikut Bahaya Minyak Jelantah untuk Kesehatan(freepik)

MINYAK jelantah adalah minyak goreng yang sudah digunakan berulang kali untuk menggoreng makanan sehingga kualitasnya menurun dan warnanya biasanya menjadi lebih gelap.

Minyak ini sering dipakai kembali untuk menghemat biaya, tetapi sebenarnya kurang baik untuk kesehatan jika digunakan terlalu sering.

Berikut 12 Bahaya Minyak Jelantah untuk Kesehatan

1. Meningkatkan Risiko Kanker

Pemanasan berulang dapat menghasilkan senyawa berbahaya yang bersifat karsinogenik.

2. Menyebabkan Penyakit Jantung

Minyak jelantah mengandung lemak trans dan radikal bebas yang bisa menyumbat pembuluh darah.

3. Meningkatkan Kolesterol Jahat

Kandungan lemak rusak dapat menaikkan LDL dan menurunkan HDL.

4. Tekanan Darah Tinggi

Kerusakan pembuluh darah akibat konsumsi jangka panjang bisa memicu hipertensi.

5. Gangguan Pencernaan

Bisa menyebabkan mual, diare, atau sakit perut.

6. Kerusakan Hati

Zat toksik dari minyak yang teroksidasi dapat membebani kerja hati.

7. Peradangan dalam Tubuh

Radikal bebas dalam minyak bekas dapat memicu inflamasi kronis.

8. Risiko Diabetes

Konsumsi lemak tidak sehat dapat meningkatkan risiko resistensi insulin.

9. Menurunkan Kualitas Nutrisi Makanan

Minyak jelantah merusak kandungan gizi pada makanan yang digoreng.

10. Bau dan Rasa Tidak Sehat

Minyak bekas membuat makanan berbau tengik dan rasanya tidak segar.

11. Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh

Paparan zat berbahaya terus-menerus bisa melemahkan daya tahan tubuh.

12. Keracunan Jika Sangat Tercemar

Jika sudah sangat rusak atau tercampur kotoran, bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius.

Untuk lebih amannya, coba hindari memakai minyak lebih dari 2 sampai 3 kali, jangan gunakan minyak yang sudah berwarna sangat gelap dan berbusa, serta simpan minyak di tempat tertutup jika ingin dipakai ulang. (Z-4)

Sumber: alodokter, halodoc



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya