Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

SMEXPO Yogyakarta 2025 Raup Transaksi Rp2 Miliar

Naufal Zuhdi
30/9/2025 08:26
SMEXPO Yogyakarta 2025 Raup Transaksi Rp2 Miliar
Pengunjung melakukan transaksi di Smexpo Yogyakarta.(Antara)

SMEXPO Yogyakarta 2025 yang berlangsung di Plaza Ngasem pada 26-28 September 2025 berhasil mencatat transaksi hingga Rp2 miliar, baik dari penjualan ritel maupun antarbisnis (business-to-business/B2B). Pameran ini merupakan wadah bagi para pelaku UMKM binaan Pertamina untuk bisa meningkatkan daya saing dan menembus pasar global.

"Pertamina terus menghadirkan ruang bagi UMKM untuk berkembang, termasuk melalui ajang SMEXPO ini. Capaian transaksi lebih dari Rp2 miliar dan keterlibatan buyer dari mancanegara membuktikan bahwa UMKM binaan Pertamina memiliki daya saing global," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, dalam keterangan di Jakarta.

Pembeli internasional yang hadir dalam ajang ini di antaranya berasal dari Turki, Prancis, Jepang, Portugal, dan Inggris, sementara pembeli domestik meliputi pelaku usaha hotel serta pengusaha batik. Selain pameran, SMEXPO juga menggelar forum temu bisnis untuk mendorong kesinambungan kerja sama jangka panjang dan memperluas jejaring usaha.

Beberapa pelaku UMKM bahkan berhasil membukukan kontrak signifikan. Novita, pemilik Agrominafiber, memperoleh komitmen transaksi senilai Rp600 juta dari pembeli asal Inggris untuk produk kerajinan berbahan serat pisang. Sementara Rizki Akbar, pemilik Agro Santara Indonesia, mengantongi kontrak Rp900 juta untuk produk stik kayu manis dari pembeli asal Turki dan Prancis. Tak ketinggalan, Yuni, pemilik usaha jamu Queen, menjalin kerja sama dengan salah satu hotel jaringan internasional di Yogyakarta untuk memasok jamu segar senilai Rp25 juta per bulan.

Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari, menegaskan capaian SMEXPO Yogyakarta tak lepas dari program pembinaan berkelanjutan.

"Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan Pertamina Group dalam membina UMKM, baik dari penguatan fondasi kewirausahaannya sampai kesiapan mereka ke pasar ekspor melalui program pembinaan, mulai dari PFpreneur, UMK Academy, hingga Pertapreneur Aggregator," jelas Agus.

Sebagai agenda tahunan, SMEXPO menjadi sarana promosi dan pengembangan pasar UMKM binaan Pertamina. Fadjar menambahkan, “Pertamina konsisten menghadirkan wadah promosi, pengembangan pasar, dan peluang kolaborasi yang lebih luas agar UMKM semakin berdaya saing dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.” (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya