Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SMEXPO Yogyakarta 2025 yang berlangsung di Plaza Ngasem pada 26-28 September 2025 berhasil mencatat transaksi hingga Rp2 miliar, baik dari penjualan ritel maupun antarbisnis (business-to-business/B2B). Pameran ini merupakan wadah bagi para pelaku UMKM binaan Pertamina untuk bisa meningkatkan daya saing dan menembus pasar global.
"Pertamina terus menghadirkan ruang bagi UMKM untuk berkembang, termasuk melalui ajang SMEXPO ini. Capaian transaksi lebih dari Rp2 miliar dan keterlibatan buyer dari mancanegara membuktikan bahwa UMKM binaan Pertamina memiliki daya saing global," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, dalam keterangan di Jakarta.
Pembeli internasional yang hadir dalam ajang ini di antaranya berasal dari Turki, Prancis, Jepang, Portugal, dan Inggris, sementara pembeli domestik meliputi pelaku usaha hotel serta pengusaha batik. Selain pameran, SMEXPO juga menggelar forum temu bisnis untuk mendorong kesinambungan kerja sama jangka panjang dan memperluas jejaring usaha.
Beberapa pelaku UMKM bahkan berhasil membukukan kontrak signifikan. Novita, pemilik Agrominafiber, memperoleh komitmen transaksi senilai Rp600 juta dari pembeli asal Inggris untuk produk kerajinan berbahan serat pisang. Sementara Rizki Akbar, pemilik Agro Santara Indonesia, mengantongi kontrak Rp900 juta untuk produk stik kayu manis dari pembeli asal Turki dan Prancis. Tak ketinggalan, Yuni, pemilik usaha jamu Queen, menjalin kerja sama dengan salah satu hotel jaringan internasional di Yogyakarta untuk memasok jamu segar senilai Rp25 juta per bulan.
Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari, menegaskan capaian SMEXPO Yogyakarta tak lepas dari program pembinaan berkelanjutan.
"Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan Pertamina Group dalam membina UMKM, baik dari penguatan fondasi kewirausahaannya sampai kesiapan mereka ke pasar ekspor melalui program pembinaan, mulai dari PFpreneur, UMK Academy, hingga Pertapreneur Aggregator," jelas Agus.
Sebagai agenda tahunan, SMEXPO menjadi sarana promosi dan pengembangan pasar UMKM binaan Pertamina. Fadjar menambahkan, “Pertamina konsisten menghadirkan wadah promosi, pengembangan pasar, dan peluang kolaborasi yang lebih luas agar UMKM semakin berdaya saing dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.” (E-3)
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
Bendera inovasi industri manufaktur Indonesia berkibar di panggung global setelah TRK Valves tampil sebagai satu-satunya perwakilan industri manufaktur nasional dalam ajang LNG 2026.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Salah satunya yang paling diminati pengunjung adalah AR Treasure Hunt, sebuah pengalaman eksplorasi ruang berbasis augmented reality.
IMMF CONNECT 2026 ditargetkan menghadirkan sekitar 800 eksibitor dan 15.000 pengunjung dari 20 negara, termasuk Jerman, Italia, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat.
Konsumen dan korporasi kini tidak hanya mencari vendor atau destinasi, tetapi mitra strategis yang memahami konteks dan memberikan pengalaman berdampak.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan seluruh kapal milik PT Pertamina harus dibangun di galangan kapal dalam negeri.
Kerry Adrianto Riza, saksi mahkota dalam kasus korupsi tata kelola minyak, membantah tekanan dari ayahnya atau Irawan Prakoso terkait kontrak sewa terminal BBM OTM dengan Pertamina.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan respons cepat dalam menghadapi dua situasi darurat di perairan lepas pantai Jawa Barat dalam kurun sepekan.
Moody’s Ratings menurunkan outlook 7 emiten Indonesia menjadi negatif, termasuk TLKM, ICBP, dan UNTR. Simak daftar lengkap emiten yang terdampak di sini.
Nilainya mencapai lebih dari Rp 17 triliun jika dikonversikan dalam kurs Rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved