Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

SPBU di Batam Ramai, Warga Antisipasi Kenaikan Harga BBM

Hendri Kremer
01/4/2026 16:04
SPBU di Batam Ramai, Warga Antisipasi Kenaikan Harga BBM
Sejumlah pengendara memadati SPBU di Tanjungpinang, Rabu (1/4), memilih mengisi penuh tangki di tengah isu kenaikan harga BBM.(Hendri Kremer/MI)

SEJUMLAH stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Tanjungpinang mulai dipadati warga. Kondisi ini dipicu oleh beredarnya isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang membuat masyarakat memilih mengisi penuh tangki kendaraan mereka.

SPBU Jalan Raja Haji Fisabilillah, contohnya antrean kendaraan terlihat lebih ramai dibanding hari biasa, hingga siang ini antrean masih terjadi. Warga tampak memanfaatkan situasi untuk membeli BBM sebelum adanya kemungkinan penyesuaian harga.

Salah seorang pengendara, Jefri, 35, mengaku sengaja mengisi penuh tangki kendaraannya sebagai langkah antisipasi.

“Iya, katanya mau naik. Jadi saya isi penuh dulu supaya bisa hemat beberapa hari ke depan,” ujarnya, Rabu (1/4).

Meski isu kenaikan harga BBM semakin ramai dibicarakan, pihak SPBU memastikan hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait perubahan harga.

Pengawas SPBU setempat, Aziz, 28, menyebut pihaknya masih menunggu arahan dari Pertamina.

“Dari Pertamina juga belum ada informasi resmi. Untuk kapan pastinya naik, kami juga belum mendapat kabar,” kata dia.

Ia menjelaskan, harga BBM saat ini masih normal, yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax sekitar Rp12.500 per liter, dan Pertamax Turbo di kisaran Rp11.000 lebih per liter.

Menanggapi isu yang beredar, Comrel MOR I Pertamina, Zaki Mubaroq, mengimbau masyarakat agar tidak terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi dari Pertamina terkait penyesuaian harga BBM,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pertamina akan mengikuti kebijakan pemerintah dalam penetapan harga BBM. Jika terdapat perubahan, informasi akan disampaikan secara resmi kepada publik.

“Jika nantinya ada perubahan harga, tentu akan kami sampaikan melalui kanal resmi Pertamina,” tambahnya.(H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya