Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
Menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi perhatian banyak pengendara, terutama di tengah isu kenaikan harga BBM. Pakar keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, membagikan sejumlah kiat sederhana namun efektif agar konsumsi bahan bakar kendaraan tetap efisien.
Berikut 7 cara menghemat BBM bagi pengendara kendaraan bermotor yang bisa diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Sony menyarankan pemilik kendaraan untuk memakai BBM dengan nilai oktan yang sesuai dengan spesifikasi mesin. Pemilihan BBM yang tepat membantu proses pembakaran berlangsung lebih optimal dan efisien, sehingga konsumsi bahan bakar tidak menjadi boros.
Sebelum mulai berkendara, pengendara disarankan memanaskan mesin kendaraan secukupnya saja, yakni maksimal satu menit. Menurut Sony, pemanasan mesin yang terlalu lama justru membuat BBM terbuang sia-sia tanpa memberikan manfaat berarti pada performa kendaraan modern.
“Pemanasan berlebihan justru meningkatkan konsumsi BBM tanpa memberikan manfaat signifikan pada performa kendaraan modern,” kata Sony.
Salah satu cara efektif untuk menghemat BBM adalah menjaga putaran mesin tetap rendah. Mesin yang bekerja pada putaran tinggi cenderung membutuhkan bahan bakar lebih banyak. Karena itu, pengendara perlu menyesuaikan gaya berkendara agar putaran mesin tetap stabil dan efisien.
Bagi pengguna mobil atau motor transmisi manual, perpindahan gigi sebaiknya dilakukan saat putaran mesin maksimal 2.000 RPM. Kebiasaan memindahkan gigi pada RPM yang terlalu tinggi dapat meningkatkan konsumsi BBM.
Pengguna kendaraan matik juga perlu memperhatikan cara berkendara agar tetap hemat bahan bakar. Sony menyarankan pengemudi menghindari penggunaan fitur kickdown, karena fitur ini membuat mesin bekerja lebih keras dan membutuhkan konsumsi BBM lebih besar.
Teknik mengurangi kecepatan kendaraan secara halus tanpa terlalu sering menginjak pedal rem juga dinilai dapat membantu penghematan BBM. Cara ini membuat laju kendaraan lebih stabil dan mengurangi beban kerja mesin.
Akselerasi dan deselerasi yang tiba-tiba terbukti meningkatkan konsumsi bahan bakar. Karena itu, pengendara disarankan menginjak pedal gas secara halus dan menghindari pola stop and go yang kasar agar pemakaian BBM lebih efisien.
Kiat menghemat BBM menjadi semakin relevan di tengah kabar bahwa harga bahan bakar minyak akan naik mulai 1 April 2026. Meski begitu, pemerintah memastikan bahwa PT Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga BBM.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa belum ada perubahan harga, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi.
“Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan. Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi,” kata Prasetyo Hadi.
Menghemat BBM tidak hanya bergantung pada jenis bahan bakar yang digunakan, tetapi juga pada kebiasaan berkendara sehari-hari. Mulai dari memilih oktan yang tepat, memanaskan mesin secukupnya, menjaga RPM tetap rendah, hingga menghindari akselerasi mendadak, semua langkah ini bisa membantu konsumsi bahan bakar menjadi lebih irit. (Ant/Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved