Headline
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
ANGGOTA Komisi VI DPR RI Fraksi NasDem Subardi menggelar pelatihan bagi kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menenengah (UMKM) serentak di tiga kabupaten wilayah DIY. Pelatihan ini merupakan program aspirasinya yang ditindaklanjuti bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian sebagai mitra kerjanya.
"Pelatihan kali ini fokus mencetak wirausaha baru. Banyak diantara peserta berasal dari UMKM pemula. Mereka memang butuh pelatihan dan pendampingan agar semangat berusaha dan lebih produktif," kata politisi yang akrab disapa Mbah Bardi saat pembukaan di salah satu hotel kawasan Seturan Sleman, Senin (29/3).
Saat ditanya adakah target dari pelatihan ini, Subardi mengatakan targetnya untuk mencetak banyak wirausaha handal.
"Kita mulai dengan peningkatan kualitas SDM. Saya percaya wirausaha handal berawal dari SDM yang handal," tegasnya.
Ada tiga jenis pelatihan, yakni servis Handphone (Kota Yogyakarta), olahan susu Kambing Etawa (Samigaluh-Kulonprogo), dan anyaman hasil alam (Semin-Gunungkidul). Pelatihan serentak ini diikuti 60 peserta dan digelar selama empat hari, sejak Senin (29/3) hingga Kamis (1/4).
Selain pelatihan, para peserta akan dibantu akses modal dari Dinas Perindustrian dan dinas Koperasi UKM. Dalam hal ini, jajaran dinas terkait di Provinsi dan Kabupaten/Kota yang hadir mendampingi Subardi turut mengiyakan program bantuan modal tersebut.
"Bicara UMKM itu bicara modal. Ini penting agar setelah pelatihan, para peserta dapat mengembangkan usahanya. Saya perlu tegaskan mereka akan dibantu akses permodalannya," terang Ketua DPW NasDem DIY itu.
baca juga: Di Tengah Pandemi, Warga Bangun UMKM Sabun Cuci Piring
Kepada peserta, Subardi menceritakan kisahnya menjadi wirausaha handal hingga membawanya ke Senayan. Salah satu tipsnya adalah berani mengambil risiko.
"Harus berani mengambil risiko. Saya beberapa kali jatuh bangun di bidang konstruksi dan properti. Tetapi itulah yang membuat saya tahan banting hingga aktif di dunia politik sejak dua dekade terakhir," kata Subardi seraya disambut tepuk tangan peserta. (OL-3)
Pengamat politik Ray Rangkuti menilai langkah Partai NasDem menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai keputusan politik yang tepat untuk meredam gejolak publik.
NasDem menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai anggota DPR. Itu terhitung mulai 1 September 2025.
DORONG peningkatan keterampilan masyarakat dengan berbagai cara sebagai bagian upaya membangun kemandirian setiap anak bangsa.
Ahmad Sahroni yang semula merupakan Wakil Ketua Komisi III menjadi anggota Komisi I. Rusdi Masse Mappasessu yang awalnya anggota Komisi IV menggantikan posisi Sahroni.
Rotasi tersebut menempatkan Ahmad Sahroni sebagai anggota Komisi I DPR RI, sementara posisi Wakil Ketua Komisi III diisi oleh kader NasDem Rusdi Masse Mappasessu.
Bukan sekadar posisi singkat di atas podium, Indonesia membutuhkan skor konsistensi, seberapa tahan sebuah daerah mempertahankan perbaikan dalam jangka panjang.
UPAYA meningkatkan kualitas hidup warga binaan pemasyarakatan (WBP) perempuan terus digalakkan melalui pelatihan keterampilan dan pembinaan spiritual.
BEKERJA sama dengan Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandination kembali menghadirkan program pelatihan kewirausahaan SI IKLAS (Sahabat Sandi Naik Kelas).
Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan akan lahirnya pengusaha-pengusaha pendidikan yang memiliki visi mencerdaskan bangsa dan sekaligus kompetensi.
SANDINATION berkolaborasi dengan Yayasan Indonesia Setara (YIS) kembali menghadirkan program SI IKLAS (Sahabat Sandi Naik Kelas) Rocket 5.0.
Tujuan utama akademi ini adalah mencetak talenta-talenta muda yang siap bersaing di berbagai bidang, baik di dunia profesional, industri kreatif, maupun wirausaha.
Di tengah perubahan lanskap kewirausahaan global, pelaku wirausaha kini dihadapkan pada tantangan membangun bisnis yang tangguh dan berkelanjutan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved