Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PASIR laut seluas 2.339 hektare di Balong Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah bakal dikeruk untuk penimbunan Tanggul Laut Tol Semarang-Demak. Pengerukan pasir laut seluas 2.339 hektare di perairan laut Utara Jawa Tengah ini dikhawatirkan akan merusak ekosistem yang ada.
"Kami khawatir akan sulit mencari ikan lagi karena rencana pengerukan itu," kata Damiri,45, nelayan di Kecamatan Kembang, Jepara.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara Elida Farikha mengatakan telah menerima pemberitahuan rencana pengerukan pasir laut di Balong tersebut dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pengerukan pasir laut yang akan digunakan untuk penimbunan Tanggul Laut Tol Semarang-Demak itu akan dikerjakan oleh PT Energi Alam Lestari yang ditunjuk sebagai pelaksana.
"Analisis mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) masih dalam proses," imbuhnya.
baca juga: Rehabilitasi Bekas Penambangan Pasir
Sesuai dengan pemberitahuan itu pengambilan pasir laut akan dilakukan pada radius 6-9 mil dari bibir pantai dengan kedalaman 30 centimeter dengan sistem disedot menggunakan kapal isap Traking Suction Hopper Dregder selama tiga bulan.
"Dipilihnya lokasi pengambilan pasir laut di Balong ini karena dinilai pasir laut di sini memiliki kualitas paling baik untuk menimbun tanggul laut di daerah Sayung, Demak dan Kota Semarang bagian tersebut. Dalam rangka proses penyusunan AMDAL ini, pihak perusahaan dan pihak-pihak yang terkait dalam penerbitan AMDAL itu membuka aduan dan masukan dari masyarakat," ujar Elida Farikha.
Sementara itu, pemantauan lain proses pembangunan tol Semarang-Demak sepanjang 27 kilometer hingga kini terus berlangsung dan diperkirakan akan selesai pada tahun 2022 mendatang yakni Seksi I sepanjang 10,69 kilometer Semarang-Sayung dan Seksi II sepanjang 16,31 kilometer Sayung-Demak. (OL-3)
Jebolnya tanggul Sungai Cabean B1 di Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menyebabkan ratusan rumah warga terdampak banjir.
13 keluarga yang berada di Dukuh Tambaksari, Desa Bedono, Sayung, Demak saat ini harus hidup di atas rumah panggung karena rob sudah menjadi langganan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah memerintahkan sekolah untuk mengembalikan uang yang sudah ditarik dari orangtua siswa serta dilarang mengulangi perbuatan tersebut.
Sekolah juga diperintahkan untuk segera mengembalikan seluruh uang yang telah ditarik dari orang tua siswa
Fokus utama penanganan banjir ini dengan mendirikan dapur umum dan posko kesehatan untuk memastikan warga tidak kelaparan dan faskes bisa diakses
Dalam satu tahun terakhir, Delonix Hotel Karawang menjalankan program keberlanjutan terstruktur yang mengacu pada kerangka kerja berbasis sains dari EarthCheck.
Di tengah tekanan deforestasi, perubahan iklim, dan tuntutan pasar terhadap komoditas berkelanjutan pemerintah dan pelaku usaha kehutanan mulai menggeser paradigma pengelolaan hutan.
Kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa banyak progres dalam pengelolaan kehutanan dan lingkungan.
Pemerintah mencabut izin 28 perusahaan kehutanan dan non-kehutanan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terkait pelanggaran hukum dan kerusakan lingkungan.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, menegaskan bahwa manusia memiliki kewajiban moral tanpa batas untuk menjaga kelestarian alam
Muslimat NU dan Kementerian Lingkungan Hidup RI menandatangani MoU untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan berbasis masyarakat melalui program Mustika Darling.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved