Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PRINSIP keberlanjutan kini tidak lagi diposisikan sebagai program tambahan, melainkan menjadi bagian dari cara sebuah bisnis beroperasi sehari-hari. Di industri perhotelan, pendekatan ini semakin relevan seiring meningkatnya perhatian terhadap dampak lingkungan, praktik kerja yang bertanggung jawab, serta keterlibatan dengan komunitas sekitar.
Pendekatan tersebut tecermin dalam capaian Delonix Hotel Karawang yang meraih EarthCheck Silver Certification pada awal 2026. Sertifikasi ini diterima secara resmi pada 27 Januari 2026 dan merepresentasikan satu tahun penuh upaya keberlanjutan yang dinilai melalui proses independen di bawah kerangka EarthCheck. Penilaian mencakup pengelolaan lingkungan, praktik operasional, hingga perhatian terhadap komunitas dan karyawan.
Status Silver ini menjadi kelanjutan dari EarthCheck Bronze Certification yang diraih Delonix Hotel Karawang pada 2025. Peningkatan status tersebut diberikan berdasarkan proses benchmarking berkelanjutan, peningkatan kinerja yang terukur, serta audit independen tahunan sesuai standar global EarthCheck. Hal ini menunjukkan konsistensi hotel dalam menerapkan prinsip keberlanjutan secara sistematis dan akuntabel dari waktu ke waktu.
Dalam satu tahun terakhir, Delonix Hotel Karawang menjalankan program keberlanjutan terstruktur yang mengacu pada kerangka kerja berbasis sains dari EarthCheck. Program ini meliputi pemantauan dan evaluasi berbagai aspek operasional utama, seperti konsumsi energi dan air, pengelolaan limbah, emisi karbon, penggunaan bahan kimia, serta aspek ketenagakerjaan dan keterlibatan komunitas.
Sistem manajemen keberlanjutan juga diterapkan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efisien dan bertanggung jawab di seluruh departemen.
EarthCheck dipilih sebagai kerangka kerja jangka panjang karena proses verifikasi independennya serta standar yang relevan dengan industri pariwisata global. Melalui audit dan evaluasi berkala, sertifikasi ini menjadi alat ukur bagi Delonix Hotel Karawang untuk memahami posisi kinerja keberlanjutannya, sekaligus merancang langkah pengembangan di masa mendatang.
Hotel Manager Delonix Hotel Karawang, Suryana Adi Saputra, mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen kolektif seluruh tim dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam operasional harian.
"EarthCheck Silver Certification mencerminkan konsistensi dalam cara kami mengelola operasional hotel sehari-hari. Pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim dan pendekatan jangka panjang dalam pengelolaan yang bertanggung jawab. Keberlanjutan menjadi bagian dari cara kami beroperasi, mulai dari efisiensi sumber daya hingga bagaimana kami menciptakan nilai bagi tamu, mitra, dan komunitas sekitar," ujarnya.
Lebih dari sekadar pengakuan internal, sertifikasi ini memperkuat posisi Delonix Hotel Karawang sebagai bagian dari praktik perhotelan yang bertanggung jawab dan berorientasi jangka panjang. Bagi tamu, klien korporasi, maupun mitra bisnis, sertifikasi ini menjadi indikator bahwa kualitas layanan dan kinerja operasional berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
EarthCheck Silver Certification menjadi langkah lanjutan dalam peta jalan keberlanjutan jangka panjang Delonix Hotel Karawang. Dengan kinerja yang terukur, penilaian independen, serta operasional yang terus disempurnakan, pendekatan ini diharapkan dapat menghadirkan pengalaman menginap yang profesional sekaligus selaras dengan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. (Put/E-1)
Dukungan melalui program CSR maupun kemitraan strategis dari sektor keuangan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak.
PT NHM melalui program NHM Peduli berhasil memulihkan akses air bersih di lima desa Kecamatan Kao Barat, Halmahera Utara, pasca banjir besar April 2025.
Tumbuhbaik hadir sebagai mitra strategis bagi perusahaan dalam merancang serta menjalankan program keberlanjutan dan CSR yang berbasis data dan dapat diukur dampaknya.
Di tengah tekanan deforestasi, perubahan iklim, dan tuntutan pasar terhadap komoditas berkelanjutan pemerintah dan pelaku usaha kehutanan mulai menggeser paradigma pengelolaan hutan.
Kemajuan ilmu pengetahuan modern telah membawa banyak progres dalam pengelolaan kehutanan dan lingkungan.
Pemerintah mencabut izin 28 perusahaan kehutanan dan non-kehutanan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terkait pelanggaran hukum dan kerusakan lingkungan.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, menegaskan bahwa manusia memiliki kewajiban moral tanpa batas untuk menjaga kelestarian alam
Muslimat NU dan Kementerian Lingkungan Hidup RI menandatangani MoU untuk memperkuat gerakan pelestarian lingkungan berbasis masyarakat melalui program Mustika Darling.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved