Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Perusahaan penyedia layanan manajemen fasilitas di berbagai sektor, OCS Group Indonesia terus berkomitmen dalam meningkatkan upaya demi terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan lberkelanjutan, yang juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial.
Untuk mewujudkan komitemen itu, akhir pekan kemarin mereka menggelar program aksi bersih-bersih Suungai Ciliwung di kawasan Depok, Jawa barat. Kegiatan ini dalam rangka mendukung World Cleanup Day yang selalu dirayakan setiap September. Dalam aksi ini, perusahaan yang berkantor pusat di Jakarta dan memiliki sejumlah cabang di berbagai kota di Indonesia ini, menggandeng World Cleanup Day Indonesia.
“Bersama-sama kami merangkul semangat untuk perubahan perilaku sehari-hari melalui aksi nyata dalam sehari demi masa depan yang lebih bersih,” kata Ricardo Purba, ESG Programme Leader OCS Group Indonesia, Senin (26/9).
“Sejalan dengan Komitmen ESG (Economy, Social, and Governance), inisiasi ini bertujuan melebihi dari sebatas membangun kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih. Kami juga mendorong masyarakat agar secara perlahan tapi pasti mampu mengubah perilaku mereka terhadap sampah.” Ricardo
Menurut dia pihaknya juga mengutamakan kan waste management untuk memastikan sampah yang terkumpul akan diproses lebih lanjut, dan tidak akan berakhir di tempat pembuangan sampah seperti TPS ataupun TPA.
“Kami menaruh harapan besar kepada OCS Group Indonesia, dan kami yakin bahwa kolaborasi ini dapat menciptakan dampak yang berarti dan mampu mengubah peserta kegiatan cleanup menjadi agen perubahan, baik itu bagi perusahaan maupun masyarakat luas,” ujar Andy Bahari, Leader dari World Cleanup Day Indonesia.
World Cleanup Day merupakan gerakan global bersih-bersih sampah yang dilakukan serentak setiap minggu ketiga di bulan September. Sejak diluncurkan di Indonesia pada tahun 2018, kegiatan cleanup ini telah memberikan kontribusi signifikan pada lingkungan.
Kolaborasi OCS Group Indonesia dan WCD melibatkan sebanyak 50 orang peserta, yang merupakan karyawan OCS, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Depok, dan relawan dari warga sekitar. Kegiatan ini berlangsung di sekitar hulu Sungai Ciliwung yang berada di dalam area Taman Edukasi dan Konservasi Ciliwung, Depok, Jawa Barat. (M-3)
Di tengah berbagai kemudahan seperti peningkatan kuota FLPP, perpanjangan PPN DTP, dan konversi KUR menjadi KPP untuk segenap supply chain perumahan.
Untuk memperkuat pemantauan lapangan, Astra Agro menerapkan drone monitoring dan digital field mapping berbasis citra satelit.
Melalui University Roadshow ini, LME 2025 ingin menegaskan bahwa isu lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, tetapi juga tanggung jawab bersama.
IYSF merupakan bagian dari side event Indonesia International Sustainability Forum, yang bertujuan untuk memperkuat dan mendorong peran anak muda dalam mewujudkan agenda sustainability.
Peran akuntan kini melampaui laporan keuangan konvensional. Profesi ini memiliki tanggung jawab besar untuk menjembatani tujuan bisnis dengan nilai-nilai keberlanjutan.
Kondisi geografis Cianjur yang luas dan beragam, meliputi wilayah urban, pedesaan, dan pegunungan, menyulitkan proses pengangkutan dan pengolahan sampah secara merata.
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
UMJ membantah keras isu ‘mahar aksi’ dalam demonstrasi BEM soal sampah Tangsel. Kampus menilai tudingan tersebut menyesatkan dan tidak berdasar.
Mulai pekan ini, setiap KK yang sebelumnya menerima dua galon air mineral per minggu, kini akan mendapatkan empat galon air secara rutin selama satu bulan ke depan.
Wali Kota Tangsel memastikan pihaknya telah mengamankan kesepakatan pembuangan sampah ke wilayah Cileungsi untuk mengurai penumpukan.
Dalam tuntutannya, BEM UMJ mendesak Wali Kota Tangsel bertanggung jawab atas terjadinya penumpukan sampah, khususnya di wilayah Ciputat dan sekitarnya.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved