Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Sikka Fransiskus Roberto Diogo mengklaim kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya mengalami penurunan drastis. Ia mencatat sepanjang Januari hingga Februari 2021 terdapat hanya 54 kasus DBD. Jumlah tersebut, kata dia, turun jika dibanding periode yang sama tahun 2020, terdapat 1.074 pasien terjangkit DBD, dengan 16 orang di antaranya meninggal dunia.
"Tahun 2021 dengan periode yang sama kasus DBD di Sikka mengalami penurunan sangat drastis. Kasus DBD di bawah seratus. Sekarang ada 54 kasus DBD. Artinya kita berhasil menurunkan angka kasus DBD di Sikka dibanding dengan tahun lalu," ujar Bupati Sikka saat ditemui mediaindonesia.com, Minggu (14/3).
Bupati Sikka menceritakan setelah peristiwa kasus DBD tahun kemarin yang meningkat tajam hingga beberapa kali pihaknya keluarkan status KLB DBD, bupati langsung menyusun strategi dengan melibatkan semua pihak. Terutama para petugas tenaga medis untuk turun langsung mengunjungi rumah-rumah warga secara intens. Jumlah kunjungan mencapai 100 persen.
"Intinya angka bebas jentik harus dikendalikan di atas angka 90 persen agar mencegah kasus DBD ini. Jadi, kemarin setiap satu orang petugas medis mengkoordinir 40 rumah. Mereka terus melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga dengan melakukan penerapan metode pemicuan STBM. Selain itu setiap satu rumah warga ditempatkan satu jumantik (juru pemantau jentik).Sehingga angka bebas jentik (ABJ) Kabupaten Sikka mencapai 90% lebih. Dan hasilnya kasus DBD di Sikka mengalami penurunan. Jadi kita berhasil turunkan kasus DBD di Sikka untuk tahun 2021," terang Bupati.
baca juga: Pemkab Sikka Anggap KLB Demam Berdarah Tahun Ini Terparah
Bupati mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam menurunkan kasus DBD di Kabupaten Sikka. Ia berjanji akan terus melakukan pengendalian DBD hingga nol kasus untuk tahun ini.
"Kita tidak boleh lengah. Kita akan terus melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam pencegahan DBD ini. Jadi mari kita bergotong royong semua," pungkasnya. (OL-3)
SEPANJANG periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 44 warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, positif terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya demam berdarah melalui aksi nyata berbasis komunitas.
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya petugas kesehatan dan beberapa puskesmas harus terlibat menggerakan masyarakat supaya lingkungan bersih.
Kementerian Kesehatan menerapkan teknologi Wolbachia untuk menekan penyebaran demam berdarah dengue (DBD).
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved