Jumat 12 Maret 2021, 13:00 WIB

Edarkan Sabu dari LP Ternate, Narapidana Diringkus Polisi

Hijrah Ibrahim | Nusantara
Edarkan Sabu dari LP Ternate, Narapidana Diringkus Polisi

MI/Irwan.
Kapolres Ternate Aditya didampingi Kapolsek Ternate Utara dan Kasubag Humas Polre Ternate saat menunjukkan barang bukti sabu.

 

MENGEDARKAN narkotika jenis sabu, narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ternate, Provinsi Maluku Utara, berinisial IS diringkus aparat kepolisian sektor Ternate Utara, Kota Ternate. Sebelum meringkus IS, Kepolisian sektor Ternate Utara terlebih dahulu menangkap tersangka lain yang berinisial CH alias Koko.

Kapolres Ternate Ajun Komisaris Besar Aditya Laksimada dalam keterangan pers mengungkapkan, pada 6 Maret 2021 anggota Unit Resmob Polsek Utara meringkus CH alias Koko bersama barang bukti yang diamankan di kosnya.

"Setelah penangkapan, anggota melakukan interogasi terhadap tersangka dan mendapatkan keterangan bahwa barang bukti yang disimpan merupakan milik tersangka IS alias Kancil, narapidana LP Kelas IIA Ternate," ungkap Aditya, Kamis (11/3).

Mendapat keterangan itu, tim Unit Resmob Serigala Utara yang dipimpin langsung Kapolsek Ternate Utara Iptu Joni Aryanto menuju ke LP Kelas IIA Ternate dan menangkap IS dan barang bukti berupa satu pirek warna merah dan pipet kaca.

"IS kemudian mengakui telah memberi CH tugas menjemput sabu dan menyimpannya. Selanjutnya, sabu tersebut ditimbang dan dikemas dalam saset kecil kemudian mendistribusikan dengan cara meletakkan di tempat-tempat yang telah ditentukan kedua tersangka," terangnya.

Aditya melanjutkan, barang bukti yang diamankan oleh anggota tim Unit Resmob Gamalama Utara terdiri dari dua saset kecil bening berisi narkotika jenis sabu dengan berat 60,32, tiga pak plastik bening ukuran 5x3 belum terpakai, satu timbangan saku digital, dua ponsel merek Vivo Z1 Pro warna hitam dan Samsung Galaxy A10 warna merah, dan satu pirek kaca.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal empat tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara. (OL-14)

Baca Juga

dok:cilegon.go.id

Warga Cilegon yang Isoman dan Nakes Dapat Produk Herbal

👤Wibowo Sangkala 🕔Rabu 28 Juli 2021, 03:35 WIB
MASYARAKAT di Kota Cilegon, Banten yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) akan mendapatkan paket produk herbal dari Pemerintah Kota...
MI/Supardji Rasban

Pekerja Seni di Brebes Terdampak PPKM Dapat Bantuan Sembako

👤Supardji Rasban 🕔Rabu 28 Juli 2021, 03:30 WIB
POLRES Brebes, Jawa Tengah, memberikan bantuan sembako kepada para pekerja seni yang terdampak PPKM...
dok: Pos Pengamatan Gunung Api

Erupsi Ile Lewotolok Disertai Lontaran Lava Pijar Bakar Hutan Sekitarnya

👤Alexander P. Taum 🕔Rabu 28 Juli 2021, 01:15 WIB
ERUPSI Gunung Ile Lewotolok yang disertai lontaran material pijar yang terjadi, Rabu (28/7), pukul 00.24 WITA, membakar vegetasi hutan di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Membangun Konektivitas Segitiga Emas Jawa Bagian Tengah

 Untuk membangkitkan pertumbuhan perekonomian di Jawa bagian tengah, Tol Joglosemar menjadi salah satu solusi

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya